JPU berhasil yakinkan Majelis Hakim PN Jakpus vonis Mati terdakwa kasus 264 Kg sabu

  • Whatsapp
[]puspenkum DIVONIS - Kedua terdakwa kasus narkoba ini masing - masing adalah NR alias Dade dan HA alias Apri, usai divonis majelis hakim PN Jakpus, Kamis (13/1/22) kemarin(kalselpos.com)

Jakarta, kalselpos.com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat, Kamis (13/1/22) kemarin, menghadiri persidangan dengan agenda pembacaan putusan terhadap dua terdakwa kasus narkoba.

Sebagaimana rilis yang diterima kalselpos.com dari Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak SH MH, Jumat (14/1/22) pagi,
kedua terdakwa narkoba ini masing – masing adalah NR alias Dade dan HA alias Apri tersebut.

Bacaan Lainnya

Oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakpus yang menyidangkannya, kedua terdakwa dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana melakukan percobaan atau permufakatan jahat menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima Narkotika Golongan I beratnya melebihi 5 gram, hingga menjatuhkan pidana hukuman mati terhadap NR alias Dade.

Sedang, terhadap terdakwa HA alias Apri, oleh majelis hakim dijatuhi vonis seumur hidup.

Sementara, barang bukti sabu seberat netto 264,6188 Kg milik kedua terdakwa, dinyatakan dimusnahkan oleh negara.

Sedang, barang bukti lainnya termasuk satu unit mobil Daihatsu Grand Max warna putih dengan nomor polisi B 9419 CC beserta kunci kontak dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dinyatakan dirampas untuk negara.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum dari Kejari Jakpus, menuntut kedua terdakwa tersebut dengan tuntutan pidana mati.

Terhadap putusan tersebut, JPU serta kedua terdakwa mengambil sikap pikir-pikir selama 7 hari.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.