Ribuan Gurame dipanen dari kolam SAE Lapas Karang Intan Martapura

  • Whatsapp
Warga Binaan Lapas Karang Intan Martapura memanen ikan gurame hasil dari pembinaan kemandirian dibawah seksi giatja.Jaelani Hasan(kalselpos.com)

Martapura, kalselpos.com – Lebih dari 1.500 ekor ikan gurame dipanen dari kolam ikan yang berada di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Kanwil Kemenkumham Kalimantan Selatan, Sabtu (8/1).

Ikan gurame yang dipanen itu merupakan hasil dari pembinaan kemandirian perikanan yang dilakukan oleh warga binaan di bawah Seksi Kegiatan Kerja (Giatja), buah kerjasama pelatihan dengan Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Mandiangin beberapa waktu lalu.

Bacaan Lainnya

Menggunakan jaring waring, panen dikerjakan warga binaan dengan turun ke kolam beton dan menyisir ikan-ikan untuk dijaring. Ikan yang terjaring kemudian dipindahkan ke wadah penampungan untuk dikumpulkan.

Kepala Lapas Narkotika Karang Intan, Wahyu Susetyo didampingi pejabat struktural dan fungsional, menyaksikan langsung proses panen ikan, dan turut serta membantu proses panen dengan memegangi jaring waring yang digunakan warga binaan untuk panen.

“Ikan-ikan ini telah dibudidaya lebih dari satu tahun ke belakang. Jika dilihat dari fisik dan berat ikan, maka waktu yang tepat untuk dilakukan panen,” ujar Kalapas.

Lebih lanjut, Kalapas menjelaskan bahwa Lapas Narkotika Karang Intan senantiasa memfasilitasi warga binaan dengan berbagai kegiatan positif, yang dapat dilakukan selama mereka menjalani pembinaan di sini.

“Kita terus membekali berbagai kegiatan positif bagi warga binaan, salah satu nya pembinaan kemandirian perikanan, kita mempunyai lahan yang cukup luas untuk terus membudidayakan ikan-ikan di area SAE, dan perikanan ini, menjadi salah satu program unggulan yang ada di Lapas,” ungkap orang nomor satu di Lapas Narkotika Karang Intan ini.

Pada kolam perikanan SAE, tidak hanya ada jenis ikan gurame, namun juga ikan jenis lain, seperti ikan Koi, lele, dan nila. Ikan-ikan tersebut dibesarkan pada kolam beton, kolam terpal maupun kolam dengan media bioflok, dikelola setiap hari oleh warga binaan yang tergabung dalam program pembinaan kemandirian perikanan.

Berkat keuletan dan kegigihan warga binaan dan peran aktif petugas Seksi Giatja, dari mulai tahap penaburan bibit ikan, pengkarantinaan bibit, pemindahan kolam ke kolam sesuai perkembangan, hingga dapat dilakukan panen, seperti yang baru saja dilakukan. Ikan hasil panen ini nantinya untuk memenuhi kebutuhan warga binaan Lapas Narkotika Karang Intan.

Salah seorang warga binaan yang tergabung dalam program perikanan, Herri mengungkapkan rasa senang atas hasil dari usaha dan kerja keras yang dilakukan selama ini.

“Ikan yang selama ini dipelihara akhirnya bisa dipanen, ada kepuasan tersendiri bagi saya, atas hasil kerja keras yang selama ini dikerjakan,” tutupnya.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.