Kadinkes Kotabaru bantah disebut ‘tak Gigih’ laksanakan Vaksinasi

[]istimewa DATANGI MASYARAKAT - Pihak Dinkes Kotabaru dengan mengunakan transportasi air mendatangi lokasi pemukiman warga untuk melakukan vaksinasi.[]istimewa DATANGI MASYARAKAT - Pihak Dinkes Kotabaru dengan mengunakan transportasi air mendatangi lokasi pemukiman warga untuk melakukan vaksinasi.fauji(kalselpos.com)

Kotabaru, kalselpos.com – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Kotabaru, Suprapti Tri Astuti membantah pernyataan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Kalsel, Rudy M Harahap, yang menyebut masih ada lima daerah lainnya di Banua, yang pelaksanaan vaksinasi tidak gigih, berdasarkan data kegiatan harian vaksinasi, di mana salah satunya adalah Kabupaten Kotabaru.

Dalam keterangan Rudy M Harahap, disampaikan seharusnya secara harian Provinsi Kalsel melakukan vaksinasi 23.606 dosis. Akan tetapi rata-rata vaksinasi harian baru mencapai 18.859 dosis. Hal tersebut harusnya menjadi atensi Bupati Banjar, Bupati Tala dan Bupati Kotabaru, ucapnya.

Bacaan Lainnya

“Yang mana mereka harus mendorong kegiatan vaksinasi dengan menyerap anggaran dukungan vaksinasi yang sudah tersedia. Dengan demikian, Kalsel tidak lagi masuk daftar provinsi yang gagal dalam mencapai target 70 persen vaksinasi,” tuturnya, sebagaimana yang disampaikan kepada kalselpos.com, Kamis (9/12/21) siang.

Menyikapi itu, secara tegas Kadinkes Kotabaru Suprapti Tri Astuti, membantah apa yang dikatakan oleh Kepala BPKP Kalsel tersebut.

“Vaksinasi di Kabupaten Kotabaru sangat gencar dilaksanakan, setelah pelaksanaan vaksinasi massal dan rutin di 28 Puskesmas dan beberapa tempat strategis lainnya. Dinas Kesehatan Kotabaru juga membentuk tim khusus yang terdiri dari Dinkes, Kodim dan Lanal untuk pelaksanaan vaksin sisir desa,” paparnya, melalui pesan singkat WhatsApps kepada wartawan media ini sore tadi.

Pihaknya menyadari dengan kondisi geografis Kabupaten Kotabaru berbeda dengan kondisi daerah lain di Kalsel, sehingga pihaknya harus turun langsung ke desa-desa yang jauh dari jangkauan. “Hal tersebut dilakukan dalam rangka untuk pemerataan vaksin agar dapat segera terlaksana sesuai harapan,” ungkap Suprapti Tri Astuti.

Vaksinasi sudah berjalan hingga ke desa-desa terluar dari Kabupaten Kotabaru dan telah yang didatangi.

“Alhamdulillah, sasaran yang tervaksin juga cukup baik, dan untuk hari ini saja kami masih melakukan penyisiran secara ‘door to door’ untuk melaksanakan vaksinasi bagi masyarakat,” jelasnya.

Dikatakan, untuk lokasi desa yang berada di luar kabupaten tersebut mengharuskan tim bergerak dengan jalur transportasi darat, laut dan sungai. Jadi, kalau pihaknya dikatakan tidak gigih untuk melakukan vaksinasi, tentu ia sebagai Kepala Dinas Kesehatan sama sekali tidak menerima hal tersebut.

“Kalau dibilang kami tidak gigih tentu kami tidak terima. Bahkan, untuk akses menuju salah satu desa menempuh melalui jalan tanah dan berjibaku dengan kondisi infrastruktur jalan yang rusak juga harus kami lewati. Jadi mohon BPKP Kalsel untuk bisa mengkroscek terlebih dahulu kondisi sebenarnya sebelum membuat pernyataan,” tandas Suprapti Tri Astuti.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait