Jembatan Gantung di Desa Astambul Nyaris Putus

Jembatan gantung di Desa Astambul Seberang RT 03, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar yang membentang di atas Sungai Riam Kiwa nyaris putus.(fahmi de musfa)(kalselpos.com)

Aparat desa setempat sepakat jembatan ditutup untuk pengendara roda dua dan harus melalui jalan alternatif. Sedangkan bagi pejalan kaki, diimbau agar jangan melewati rombongan mengantisipasi jembatan roboh.

Bacaan Lainnya

Kepala Desa Astambul Seberang, Jamhur mengatakan, tak lama usai dia pulang dari kantor desa ada warganya melaporkan bahwa ada serumpun besar bambu menerjang jembatan tersebut.

“Satu rumpun bambu besar seperti pulau yang menabrak jembatan. Saya langsung ke kantor kecamatan untuk melaporkan kejadian ini,” ujar Jamhur.

Ia menuturkan, peristiwa serupa sering terjadi ketika sungai sedang meluap. “Namun bisa diperbaiki secara swadaya masyarakat. Beberapa tahun lalu Dinas PUPR juga ada memperbaiki dari yang asalnya lantai ulin jadi besi sampai sekarang ini,” terangnya.

Ia berharap pemerintah terkait agar bisa cepat melakukan perbaikan, sehingga warga tidak perlu jauh memutar arah untuk menyeberang.

Sementara, Plt Camat Astambul Didi Kurnadi mengatakan pihaknya secepatnya akan berkoordinasi dengan Dinas PUPR guna perbaikan jembatan gantung.

“Ini adalah musibah, kita juga tidak menginginkan. Insyaallah secepatnya akan diperbaiki dan berfungsi normal kembali, saya pikir ini tidak akan memakan dana yang banyak dan mudah-mudahan debit airnya tidak naik terus,” pungkasnya.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait