Bupati Kotabaru hadiri panen perdana padi sawah di Desa Sampanahan

Bupati H Sayed Jafar Alaydrus bersama perwakilan dari Forkopimda melaksanakan panen raya padi sawah.Muliana (kalselpos.com)

Kotabaru, kalselpos.com – Bupati Kotabaru H Sayed Jafar Alaydrus, SH menghadiri panen raya padi Demfarm peningkatan mutu intensifikasi (agrobisnis padi sawah) yang dilaksanakan oleh Kelompok Tani Makmur Desa Sampanahan Kecamatan Sampanahan, Kamis (11/11) lalu.

Bupati dan perwakilan Forkopimda dan kelompok tani Makmur Desa Sampanahan berfoto sebelum melaksanakab panen raya padi sawah.Muliana (kalselpos.com)

Selain Bupati acara panen raya padi ini juga dihadiri oleh Kepala SKPD, perwakilan dari Forkopimda, Camat, Tokoh Agama dan warga setempat.

Bacaan Lainnya

Demfarm adalah demonstrasi usaha tani atau Demonstrasi Farming yang merupakan suatu
metode Percontohan, serta upaya Fasilitasi pembelajaran bagi kelompok tani yang mana disini dilakukan dengan lahan 10 hektak yang ditanami Varietas Mekongga dan Infari 32 dengan hasil ubin 3,8 kg dengan sistem tanam

Bupati H Sayed Jafar dalam sambutannya mengatakan, ketahanan pangan merupakan salah satu faktor penentu dalam stabilitas nasional suatu negara, baik di bidang ekonomi, keamanan, pilitik dan sosial oleh sebab itu ketahanan pangan merupakan program utama dalam pembangunan pertanian saat ini dan masa mendatang.

“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada semua pihak yang terlibat atas bantuan juga kerjasamanya dengan Pemerintah Kabupaten Kotabaru dalam memajukan sektor pertanian khususnya kepada kelompok Tani Makmur Desa Sampanahan yang telah berhasil melaksanakan panen raya kegiatan Demfarm peningkatan mutu intensifikasi (Agrobisnis Padi Sawah),” ujar Bupati H Sayed Jafar.

Lebih jauh dijelaskannya pula, demonstrasi usaha tani berkelompok yang disingkat Demfarm (Demonstrasi Farming) merupakan metode percontohan yang dilaksanakan oleh kelompok tani untuk komoditi yang memerlukannya. Demfarm merupakan upaya fasilitas pembelajaran bagi kelompok tani melalui penerapan teknologi padi yang sudah teruji didukung potensi yang dimiliki untuk meningkatkan produksi dan produktivitas padi.

Kegiatan demfarm ini lanjut Bupati, diadakan dilahan seluas 10 hektar yang ditanami varietas mekongga dan inpari, 32 hasil ubinan 3,8 kg setara dengan 6,08 ton/hektar Habah Kering Panen (GKP).

“Kepada Dinas Pertanian agar terus melakukan sosialisasi dan penyuluhan sehingga petani tidak mengalami gagal panen dan juga kepada penyuluh pertanian agar terus meningkatkan pembinaan dan bimbingan pada petani kita, sehingga para petani terbantu dalam peningkatan produksi dimasa mendatang,” terangnya.

Pos terkait