Medan, kalselpos.com – Ayana salah seorang penikmat durian bakar mengungkapkan, bahwa durian bakar memiliki tekstur yang jauh lebih lembut dari buah durian biasa yang tidak melalui proses pembakaran.
Menurutnya, rasanya lebih enak, lebih lemak dimakan seperti mentega, karena lebih lembut dan lebih lemak.
Sementara, di Kota Medan, Sumatera Utara menawarkan durian bakar bagi penikmatnya, karena selain sudah tidak memiliki aroma menyengat, rasanya lebih nikmat saat disantap.
Patar Siahaan seorang penjual durian bakar di Medan mengatakan, mengaku telah menemukan cara baru.
“Setahun lalu sejak pulang dari rumah teman, buah durian dibakar bagian kulitnya sekitar 10 menit,” ujar Penjual durian bakar durian itu pada Rabu (25/8).
Kemudian dia mengadaptasi hal ini dan mulai menemukan pelanggan loyal sejak mulai dari dua pekan lalu.
Sememtara para pelanggan, mengaku menyukainya, karena bau yang menyengat menjadi berkurang, rasa lebih enak, serta mereka meyakini dapat menghilangkan kandungan kolesterol dan gas yang ada dalam buah.
Sedangkan harga yang ditawarkan juga normal seperti beli durian biasa, dari kisaran Rp30 ribu hingga Rp70 ribu per buah sesuai dengan ukuran durian yang dipilih pelanggan.
Mengenai khasiatnya, ia mengatakan, buah durian atau bernama latin Durio Zibethinus itu setelah dibakar kolesterol dan kadar gulanya akan hilang.
“Hipertensi pun makan durian bakar tidak berpengaruh tensinya dan satu lagi. Kemudian begitu kita makan durian bakar ini tidak ada bau durian di mulut kita,”ujarnya.





