Jelang pernikahan, mempelai Wanita ini ikuti ritual Mandi-mandi

  • Whatsapp
: Sebelum calon pengantin melakukan ijab kabul pernikahan, dalam budaya adat Banjar ada tradisi Badudus mandi-mandi pengantin.(kalselpos.com)

KOTABARU, kalselpos.com – Sebelum calon pengantin melakukan ijab kabul pernikahan, dalam budaya adat Banjar ada tradisi Badudus mandi-mandi pengantin. Biasanya ini dilakukan beberapa hari sebelum menjelang pernikahan.

Bacaan Lainnya

Calon pengantin Yulia Pratiwi, warga Kotabaru, sebelum melangsungkan pernikahannya didahului acara mandi-mandi, mengisahkan pengalamannya pada hari ini Minggu (20/6/2021) bertempat, di Jalan Putri Jaleha Kotabaru.

Bahwa prosesinya terdiri beberapa tahap, kata keluarga dari mempelai wanita Ardiansyah atau akrab di pangil dalam sehari – hari (Kai Ancah) menjelaskan, “Mandi-mandi atau disebut juga bapapai ini supaya pengantin terhindar hal-hal negatif yang bisa mengganggu kelancaran pernikahan nantinya,” ujarnya.

Tradisi Badudus Adat Banjar, Ritual Mandi Penobatan Raja atau Gelar Bangsawan Kerajaan Banjar pada waktu jaman dulu, saat itu acara mandi-mandi dilakukan oleh pihak keluarganya terutama para ibu atau nenek yang tergolong tetuha (sesepuh) keluarga yang jumlahnya tiga orang dengan bermohon doa kepada Allah SWT agar dilindungi dari segala marabahaya,” terangnya.

Secara tradisinya, tetuha yang melakukan memang mesti ganjil, bisa tiga, lima atau tujuh orang.

“Perlengkapannya ada air dan bunga, mayang atau pelepah pinang, daun tulak yang dicampur air. Adapula piduduk terdiri beras, gula, kelapa, kue cingkaruk, nasi kuning, nasi lamak,” bebernya.

Ia menjalani prosesi diawali percikan air dan dimandikan secara bergantian oleh para tetuha keluarga. Guyuran air kembang yang sudah didoakan dan diguyur melalui mayang maurai membasahi tubuh.

Usai dimandikan, pengantin memakai kain dan duduk, kemudian rambutnya disisir dan diminyaki. Selesai prosesi, acara ditutup dengan selamatan dengan sajian berupa nasi balamak dan pisang emas.

“Momen ini sungguh berkesan. Ya, tentunya keluarga ingin agar saat memasuki dunia rumah tangga berjalan langgeng hingga akhir hayat,” pungkasnya.

(Aplikasi Kalselpos.com)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.