Disampaikannya, hal itu dilakukan untuk memastikan apakah jasad laki-laki ini merupakan korban pembunuhan atau bukan.
Diuraikannya, korban ditemukan oleh pihak keluarga inisial NH (17), yang curiga dengan bau tidak sedap dari rumah korban, juga dimana berdasarkan keterangan warga sekitar korban terakhir terlihat pada hari Minggu (6/6) siang.
“Dan berdasarkan keterangan keluarga menerangkan bahwa korban R yang hidup seorang diri tersebut juga memiliki riwayat penyakit,” katanya.
Ditambahkannya, saat ini Jenazah korban sudah dibawa ke Puskesmas Bintang Ara untuk dilakukan Visum Et Repertum (VER) dan hasil sementara tidak ditemukan tanda tanda kekerasan dari hasil pemeriksaan luar oleh medis.





