Bupati Himbau Warga Tidak Mudik

  • Whatsapp
RAPAT-Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) bersama jajaran Forkopimda dan SKPD melaksanakan Rapat Pemantapan Pelaksanaan Kegiatan Pos Jaga (Checkpoint) Rapat yang digelar di Mess Negara Dipa HSU, baru-baru tadi. (ist)

Amuntai,kalselpos.com – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) bersama jajaran Forkopimda dan SKPD melaksanakan Rapat Pemantapan Pelaksanaan Kegiatan Pos Jaga (Checkpoint) Rapat yang digelar di Mess Negara Dipa HSU, baru-baru tadi.

Bacaan Lainnya

Hal ini menekan penyebaran virus Covid-19 dan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H di Kabupaten HSU.

“Sebagaimana ketentuan yang telah diatur oleh pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kemudian ditindaklanjuti ketentuan oleh pemerintah Kabupaten, maka pada tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021 akan diberlakukan ketentuan peniadaan mudik dalam rangka upaya kita bersama menekan penyebaran virus Covid-19 khususnya di HSU, ” terangnya.

Dalam ketentuan peniadaan mudik ini maka masyarakat yang tinggal di Kabupaten HSU tidak dibenarkan bepergian keluar kabupaten, dan masyarakat yang ada di kabupaten lain juga tidak dibenarkan masuk ke kabupaten HSU.

Bupati Wahid mengatakan, di HSU ada 3 titik jalur transportasi yang menjadi pembatasan arus transportasi, perbatasan HSU – Tabalong di Desa Tayur atau sekitar Taman Makam Pahlawan Tabur, perbatasan HSU – HST di Desa Tapus Dalam, untuk transportasi sungai juga dilakukan penjagaan di daerah Kecamatan Danau Panggang, serta 1 posko induk di Taman Putri Junjung Buih Amuntai.

“Bagi masyarakat yang sesuai ketentuan tidak termasuk dalam pengecualian, maka disarankan untuk tidak melaksanakan perjalanan. Jangan memaksakan diri untuk melakukan perjalanan, karena di perbatasan itu masyarakat yang ingin masuk akan diminta putar balik, yang ingin keluar akan diminta untuk kembali ke tempat semula,” tegas Wahid.

Selain itu Bupati Wahid juga menghimbau masyarakat yang ingin melaksanakan takbiran di malam Idul Fitri agar melaksanakan takbiran di tempat ibadah, masjid, langgar atau surau terdekat saja. Namun bagi yang melaksanakan takbiran dengan sarana alat transportasi yang biasanya sampai ke Kota Amuntai pada tahun ini, dilakukan pembatasan, jadi tidak ada lagi takbiran keliling kota.

Wahid juga mengingatkan, badan Amil Zakat yang melakukan pengelolaan zakat fitrah hendaknya tetap memperhatikan protokol kesehatan dan tidak membuat kerumunan masyarakat.

Selain itu pada hari raya Idul Fitri Bupati Wahid juga mempersilahkan masyarakat untuk melaksanakan sholat Ied di tempat ibadah, langgar, mushola di tempatnya masing-masing. Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, dan menghindari kerumunan.

Rakor digelar oleh Bupati HSU H. Abdul Wahid HK, dengan dihadiri oleh Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan, perwakilan Dandim 1001/Amt-Blg, Kajari HSU Novan Hadian, Kepala BPKAD HSU, Kepala BPBD HSU, Kasatpol PP dan Damkar HSU, Kadishub HSU, Asisten Bid. Pemerintah dan Kesra Setda HSU, Kabag Ekonomi dan SDA Setda HSU.

kalselpos.com: Berita Terkini Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.