Samsu membeberkan dari hasil analisa sementara pihaknya, bahwa korban murni melakukan bunuh diri dengan menggunakan tali nilon.
“Berdasarkan keterangan pihak keluarga korban, bahwa korban sebelumnya beraktifitas seperti biasa namun dalam 4 bulan terakhir ini korban mengalami gangguan mental seperti seolah-olah mendapat bisikan ghoib dan merasa dirinya dikucilkan serta merasa dimarahi oleh orang lain sehingga korban selalu mengurung diri di dalam rumah,” bebernya.
Dan sebelum kejadian gantung diri itu, ada kejadian pemukulan korban terhadap kakak kandungnya inisial AM pada hari Jum’at (19/3).
“Korban hendak minta rokok dan dijawab oleh kakaknya disuruh langsung minta ke tempat jualan ibunya di pasar Kapar, karena tidak terima korban langsung memukul kakaknya yang menyebabkan keluar darah pada hidung kakaknya, selanjutnya AM langsung dirawat di RSPT dan ditunggu oleh Ibu kandung inisial RS, selama menjaga AM ibu korban tidak ada kembali ke rumahnya sampai dengan ditemukan korban gantung diri,’ pungkas Samsu.
kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional
Download aplikasi kalselpos.com versi android kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com
Penulis:ali
Editor:wandi
Red : berkomentarlah yang bijak.!!
penulis komentar bertanggung jawab atas akibat hukum yang ditimbulkannya.





