Jaringan pengedar Sabu di Tapin ‘dibongkar’, Satu di antaranya ternyata oknum Kades

  • Whatsapp
[]istimewa UNGKAP KASUS SABU - Jajaran Satresnarkoba Polres Tapin saat menyampaikan hasil pengungkapan kasus penangkapan tujuh tersangka pengedar sabu di wilayahnya, Senin (1/2/21) siang, di Rantau.

Rantau, kalselpos.com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tapin, membongkar jaringan pengedar narkotika jenis sabu di wilayahnya, sekaligus mengamankan tujuh orang tersangka pengedarnya, di mana seorang di antaranya ternyata adalah oknum kepala desa (kades).
Sementara, barang bukti sabu yang diamankan, berat bersih sebanyak 32.12 gram, ungkap Polres Tapin, sebagaimana disampaikan lewat press release, Senin (1/2/2021) petang, bertempat di ruang Rupatama Polres setempat, di Rantau.
Dari tujuh tersangka pengedar, ini satu di antaranya berstatus sebagai kades aktif, berinisial BD, warga Jalan Pahlawan, Desa Badaun, Kecamatan Tapin Utara, selain EP warga Desa Pulau Pinang, Binuang, MR, MI, BK semuanya warga Desa Harapan Masa, Tapin Selatan, serta AM warga Desa Bungur, Kecamatan Bungur dan MM warga Jalan Bay Pass Jend Sudirman Rantau.
Ke tujuh terduga pengedar narkotika jenis sabu, ini ditangkap di tujuh lokasi yang berbeda – beda, namun saling berhubungan satu sama lainnya. “Dari tujuh tersangka ditangkap di lokasi berbeda -beda dengan barang bukti sabu seluruhnya sebanyak 32,12 gram, ” ungkap Wakapolres Tapin, Kompol Wibowo.
Disebutkan, pengungkaan kasus ini bermula dari informasi masyarakat, di mana di tujuh lokasi tersebut sering dijadikan tempat bertransaksi narkoba jenis sabu.
Yang pertama kali diamankan adalah tersangka MR dan MI, pada Rabu (27/1/21) di Jalan KH Mahyudin, Desa Harapan Masa, Tapin Selatan sekitar pukul 17.00 Wita. Dari tangan MR, ditemukan sabu seberat 0,07 gram. Barang tersebut menurut keterangan MR, atas suruhan tersangka MI, hingga MI pun ditangkap, dengan barang bukti satu paket sabu seberat 0,30 gram.
Selanjutnya, dari keterangan MI, polisi mendapat nama tersangka lain, yakni BK, hingga polisi berpura – pura jadi pembeli, sebelum akhirnya berhasil meringkus BK, lengkap dengan barang bukti sabu seberat 4,81 gram.
Lantas, dari keterangan BK, dirinya mendapatkan sabu dari Kades BD, hingga polisi pun bergerak menuju Desa Badaun, Kecamatan Tapin Utara, sebelum meringkus oknum kades tersebut, di Jalan Pahlawan, juga pada Rabu malam lalu, sekitar pukul 21.00 Wita, sebelum menyita 11 sabu seberat 3,31 gram dari rumah tersangka.
Usai menangkap BD, polisi kembali meringkus AM di kediamannya di Desa Bungur, Kecamatan Bungur, hingga menemukan sabu seberat 19,51 gram yang ditaruh di bawah jok sepeda motor.
Di lain tempat, polisi juga kembali mengamankan tersangka EP, warga Desa Pulau Pinang, saat melakukan transaksi, pada Jumat (29/1/21) sekitar pukul 16.30 Wita, dan ditemukan satu paket sabu seberat bersih 4,01 gram.
Terakhir, polisi juga mengamankan tersangka MH, saat bertansaksi sabu di Jalan Bay Pass Jenderal Sudirman Rantau, hingga didapati sabu seberat 0,11 gram dari tangannya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Bacaan Lainnya

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

[]penulis : dillah
[]editor : s.a lingga

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya