2 Pekerja yang terperangkap di lubang galian tambang masih dilakukan Pencarian

  • Whatsapp
Pencarian pekerja tambang yang terperangkap di lubang galian di Desa Mentawakan Mulia, Kecamatan Mentewe terus dilakukan.(Ist)

Batulicin, kalselpos.com – Pencarian dua pekerja tambang konfensional (rakyat) yang masih tertimbu lumpur dan air yang terperangkap di lubang galian tambang batu bara konfensional, di Desa Mentawakan Mulia, Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) masih terus dilakukan hingga Kamis (28/1/21) pagi.

Sementara pada hari Rabu (27/1/21) kemarin, Tim Gabungan TNI-Polri Basarnas, BPBD Tanbu dan para relawan berhasil menemukan 8 (delapan) pekerja tambang sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Bacaan Lainnya

Komandan Kodim 1022/TNB Letkol CPN Rahmat Trianto menyatakan pagi tadi pukul 08.00 Wita kepada kalselpos.com bahwa pencarian terhadap dua korban longsor yang belum ditemukan masih terus dilakukan.

Menurutnya dalam lubang galian tambang itu masih ada genangan air setinggi 2 – 3 meter yang menutup dinding di lokasi lubang tersebut. Ia menduga dua pekerja yang belum ditemukan terjebak di lokasi tersebut.

Diharapkannya, air yang masih menggenang di dalam lubang tambang segera terkuras supaya kedua pekerja tambang tersebut bisa ditemukan.

“Hingga saat ini kami sedang melakukan penyedotan air di lokasi tersebut,” ungkap Perwira Menengah ini.

Terpisah, berdasarkan data dari pihak Kepolisian Resort Tanah Bumbu kedua pekerja yang belum di evakuasi sebagai berikut:

1. IMAM, 28 tahun, warga Desa Mantawakan Mulia Kecamatan Mantewe Kabupaten Tanah Bumbu.

2. MISJO alias Bapak IMAM, 53 Tahun, warga Desa Mantawakan Mulia Kecamatan Mantewe Kabupaten Tanah Bumbu.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: Kristiawan
Editor: Bambang CE

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya