Untuk Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19 Perlu Peran Masyarakat

  • Whatsapp
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. (ist)

Jakarta, kalselpos.com– Dalam satu minggu pelaksanaan PPKM hasil evaluasi menunjukkan belum adanya perubahan yang signifikan. Hal itu seperti yang disampaikan oleh Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito belum lama tadi.

Disampaikannya, pelaksanaan intervensi membutuhkan waktu untuk lebih efektif dan berkontribusi dalam perubahan situasi ke arah yang lebih baik.

Bacaan Lainnya

“Kita dapat menarik pembelajaran yang penting, bahwa dampak dari intervensi yang dilakukan baru akan muncul pada minggu ketiga pelaksanan intevensi tersebut. Sedangkan, dampak kejadian yang memicu penularan seperti libur panjang, lebih cepat yaitu dalam 7 – 10 hari saja,” jelas Wiku.
Untuk itu dibutuhkan kedewasaan dan rasa tanggung jawab dari masyarakat untuk melakukan perubahan perilaku. “Apabila kita semua belum mampu belajar dan menumbuhkan rasa tanggung jawab, maka seperti yang tampak pada grafik, penurunan kasus hanya akan terjadi sesaat. Dan hal ini akan terjadi lagi setelah pembatasan kegiatan berakhir,” tegas Wiku.

Untuk memutus mata rantai Covid-19 warga, Wajib memakai masker, Wajib menjaga jarak dan menghindari kerumunan dan Wajib mencuci tangan dengan sabun.

#Satgascovid19
#ingatpesanibu
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

 

Editor:wandi

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya