Polisi Tangkap Tiga Pelaku Pengeroyokan

  • Whatsapp
Para pelaku pengeroyokan yang berhasil diamankan pihak kepoisian.(ist)

Tanjung, kalselpos.com – Pengeroyokan berujung maut pada sabtu dini hari (23/1) di Jalan A. Yani kelurahan Mabu’un kecamatan Murung Pudak yang menewaskan satu orang berinisial YDN akhirnya berhasil diungkap Polres Tabalong.

Tiga pria diduga terlibat dalam pengeroyokan digelandang petugas unit Jatanras Satreskrim Polres Tabalong, mereka bertiga berinisial YS (35) warga Mabu’un, BP (34) warga desa Kapar dan AMD (30) warga desa Maburai.

Bacaan Lainnya

Dari pengeroyokan itu korban inisial YDN warga Desa Telaga Langsat Kecamatan Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan nyawanya tidak bisa terselamatkan lagi karena mengalami luka cukup serius di bagian kepala.

Kapolres Tabalong, AKBP. M. Muchdori melalui Kasubbag Humas, AKP Otto membenarkan kejadian tersebut.

 

“Dari hasil penyelidikan dan beberapa keterangan para saksi saat terjadinya aksi pengeroyokan di Jalan raya depan Hotel Aston, petugas akhirnya mengetahui identitas yang diduga para pelaku tindak pidana pengeroyokan,” katanya, Minggu (24/1).

Usai mengetahui identitas diduga pelaku unit Jatanras Satreskrim Polres Tabalong langsung melakukan upaya penangkapan.
“Inisial YS diamankan di rumahnya pada Sabtu (23/1) sekitar pukul 11.00 wita, kemudian disusul BP diamankan dikediamannya juga” ujar Otto.

Selanjutnya pada Minggu pagi (24/1) petugas mengamankan satu orang lagi yaitu AMD di kediamannya di Unggung, Belimbing Kecamatan Murung Pudak.

“Ketiga orang ini mengakui perbuatannya melakukan aksi pengeroyokan terhadap inisial YDN yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” beber Kasubbag Humas Polres Tabalong.

Otto menyampaikan kini ketiga pria beserta barang bukti di bawa ke Polres Tabalong guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Barang bukti yang disita berupa satu potong balok kayu ukuran 5 x 7 cm panjang 100 cm, satu lembar baju kaos warna abu-abu yang terdapat bercak darah milik korban” ucapnya.

Dirinya menuturkan saat ini untuk motif pengeroyokan masih dalam pemeriksaan.
“Ketiga pelaku saat ini sedang menjalani proses pemeriksaan intensif oleh petugas Satreskrim” tutur Otto.

Otto menceritakan peristiwa pengeroyokan ini terjadi pada Sabtu (23/1) pagi, ketika petugas security hotel aston mendengar suara teriakan “Maling”.

“Kemudian Ia keluar pos jaga mencari sumber suara teriakan tersebut dan pada saat itu melihat ada beberapa orang sedang mengejar korban YDN ke arah jalan Perumahan depan hotel Aston” katanya.

Tidak lama kemudian YDN atau orang yang dikejar keluar dari arah perumahan dengan memegang sebilah pisau menuju jalan raya.

“Sampai dipinggir jalan raya YDN itu dikeroyok beberapa orang (YS, BP dan AMD) yang diantaranya menggunakan balok kayu yang dipukulkan ke arah bagian antara leher sampai kepala hingga orang yang dikeroyok tidak sadarkan diri dan akhirnya mereka langsung pergi meninggalkan korban” sambung Otto.

Ia menerangkan usai kejadian petugas security masuk ke dalam hotel Aston dan menghubungi pihak Polres Tabalong untuk melaporkan kejadian itu.

“Ketika petugas kembali untuk melihat korban namun korban sudah tidak ada lagi di lokasi kejadian, yang mana disampaikan oleh rekan kerjanya korban sudah dievakuasi orang tidak dikenal menggunakan sarana mobil perusahaan ke RSUD Badaruddin Kasim Maburai” terang Otto.

Korban mengalami luka berat dan sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

“Namun nyawa korban tidak bisa terselamatkan, sementara kita tunggu hasil visum et repertum dari pihak rumah sakit” pungkas Kasubbag Humas Polres Tabalong.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis:ali
Editor:wandi

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya