Alasan Lupa, 15 Warga Terjaring Operasi Yustisi di Pasar Lama

15 orang terpaksa harus terjaring dalam operasi yustisi di kawasan Pasar Lama, Banjarmasin (ist)

Banjarmasin,kalselpos.com – Meski di bawah terik matahari yang begitu menyengat, tidak mematahkan semangat aparat gabungan untuk melaksanakan Operasi Yustisi Perwali Nomor 68 Tahun 2020.

Bacaan Lainnya

Kali ini, giliran kawasan Jalan Pasar Lama, Kecamatan Banjarmasin Tengah yang menjadi sasaran oenegakkan Perwali yang mewajibkan masyarakat untuk mengenakan masker tersebut, Kamis (01/10/2020) Siang.

“Kali ini ada sebanyak 15 orang pelanggar yang terjaring karena kedapatan tidak mengenakan masker, ada yang mengenakan akan tetapi sangat disayangkan hanya digantung dibawah mulut saja,” ucap Danramil 1007-03/ Banjarmasin Barat Tengah, Mayor Czi Tandra Wideru.

Disampaikannya, dari 15 orang yang kedapatan tidak mengenakan masker 13 diantaranya memilih sanksi sosial dan dua memilih sanksi administratif.

“Mereka yang kedapatan tidak mengenakan masker saat kita tanyakan, selalu saja beralasan lupa, yang sangat disayangkan ada yang membawa tetapi tidak memakai,” ungkap orang nomor satu di Koramil 1007-03/BBT itu.

Mayor yang terkenal ramah dengan awak media itu juga menegaskan, agar kiranya masyarakat selalu mengenakan masker saat sedang keluar rumah.

“Tujuannya apa, untuk diri kita sendiri juga, sebab dengan memakai masker dapat mencegah diri kita, keluarga, dan sahabat-sahabat terdekat dari penyeberan Covid-19,” Tegasnya.

Pria dengan sapaan Mayor Tandra ini menambahkan, agar kiranya warga juga turut serta membantu Pemerintah dalam mencegah penyebaran Virus Covid-19, dengan satu hal yang kecil untuk mengenakan masker.

“Masker yang kalian pakai sangat berarti bagi kami dan para tenaga medis yang saat ini sedang berjuang dalam menangani pasien Covid-19,” tandasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Hafidz
Editor : Zakiri