Banjarmasin, kalselpos.com – Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari Fraksi Golkar, Muhammad Yani Helmi atau yang akrab disapa Paman Yani, mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang secara kontinyu melakukan monitoring harga kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri.
Hal tersebut disampaikan Paman Yani pada Kamis (5/2/2026). Menurutnya, upaya pemantauan harga secara rutin sangat penting untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus melindungi daya beli masyarakat, khususnya di tengah meningkatnya kebutuhan jelang hari besar keagamaan.
“Monitoring harga sembako yang dilakukan Pemprov Kalsel merupakan langkah tepat dan perlu terus ditingkatkan. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengantisipasi inflasi,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) secara aktif memantau perkembangan harga kebutuhan pokok dan jasa di seluruh wilayah. Berdasarkan data pertengahan Januari 2026, inflasi di Kalsel terpantau relatif stabil, bahkan sempat mengalami deflasi sebesar 0,03 persen.
Selain itu, Pemprov Kalsel juga menggulirkan Gerakan Pangan Murah (GPM) melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Program ini menyediakan berbagai komoditas strategis seperti beras, gula, minyak goreng, telur, daging, dan hasil perikanan dengan harga terjangkau.
Tak hanya itu, koordinasi lintas sektor dengan pemerintah pusat dan kabupaten/kota terus diperkuat, termasuk sinergi dengan program nasional pengendalian inflasi pangan. Langkah-langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama Ramadhan hingga Idul Fitri.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





