Banjarbaru, Kalselpos.com –
Sejumlah warga kembali mengemukakan penolakan terhadap pembangunan jembatan tersebut, karena belum ada penyelesaian dampak ekonomi dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Selatan (Kalsel).
Spanduk berisi keresahan warga pun sempat dibentangkan tepat di depan proyek pengerjaan jembatan tersebut pada Kamis (14/8/2025).
Isi dari tulisan spanduk tersebut, tersebut bertuliskan “Kami Warga Terdampak Ekonomi Mohon Diperhatikan”, “Kami Minta Proyek Diberhentikan Sementara Sebelum Ada Penyelesaian Dampak Ekonomi”.
Mardian, salah satu warga terdampak mengatakan, pembentangan spanduk protes karena tak ada penyelesaian permasalahan ekonomi, padahal sudah ada beberapa kali pertemuan warga dengan pihak BPJN Kalsel.
“Tiga poin yang kami pertanyakan sebelumnya, hanya dua poin yang dilakukan. Itu pun masih dalam catatan, belum selesai 100 persen,” ujar Mardian, Kamis (14/8/2025) sore.
Terkait dampak ekonomi hingga rapat terakhir dengan BPJN, Selasa (12/8/2025), tak menemui jawaban jelas dari pihak pemilik pekerjaan -BPJN maupun kontraktor.
Ia berharap dengan adanya bentuk penyampaian aspirasi dengan pembentangan spanduk tada tanggapan positif dari BPJN maupun kontraktor pelaksana.
Mardian menyatakan, tuntutan-tuntutan dari masyarakat yang ekonomi terdampak tidak muluk-muluk. “Paling tidak mereka tidak begitu kelaparan lah, itu aja bahasanya,” ungkap Mardian.
Sementara itu Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarbaru Ronauli Saragi mengatakan. aspirasi warga yang diterima saat rapat karena belum ada kesepakatan antara pihak pemilik pekerjaan dengan warga yang terdampak pembangunan ini.
“Memang yang belum terealisasi ini dampak ekonomi,” ungkap Ronauli Saragi
Mungkin juga warga ada mengajukan (nominal ganti rugi), dimana dari keterangan warga katanya sudah disampaikan ke BPJN maupun kontraktor.
Tak menemukan titik terang, DPRD Kota Banjarbaru berencana memanggil kedua belah pihak dalam rapat dengar pendapat yang dijadwalkan pada Selasa 19 Agustus 2025.
“Sebenarnya kami ingin mendatangi BPJN langsung, tetapi karena mereka ada kegiatan 17-an, sesuai arahan ketua nanti tanggal 19 Agustus kita mengundang BPJN ke DPRD, dan kita akan memanggil perwakilan warga,” pungkasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





