Sat Polairud Polres Batola Sosialisasikan Pengembangan Usaha Perikanan

Teks foto Sat Polairud Polres Barito Kuala bersama Dinas Ketahanan Pangan Dan Perikanan sosialisasikan pengembangan usaha perikanan tangkap bagi nelayan.(ibrahim)

Marabahan, kalselpos.com-Sat Polairud Polres Barito Kuala bersama Dinas Ketahanan Pangan Dan Perikanan Kabupaten Barito Kuala, gencar lakukan sosialisasi pengembangan usaha perikanan tangkap bagi nelayan.

Pada Program Pengelolaan Perikanan dan Sosialisasi UU No 45 Th 2004 Tentang Perubahan UU 31 Th 2009 Tentang Perikanan.

Bacaan Lainnya

Kali ini sosialisasi pengembangan usaha perikanan tangkap dilakukan pada kelompok perikanan sakapada, tepatnya di Desa Tanggul Rejo, Kecamatan Tabunganen Kabupaten Batola. Rabu (28/02/2024).

Kapolres Batola AKBP Diaz Sasongko melalui Kasatpolairud Polres Batola AKP Suprianto, mengatakan, masyarakat diharapkan saling menjaga lingkungan bersama terutama sumberdaya alam sekitar agar tetap lestari dan ekosistem tetap berjalan dengan baik , cegah dari gangguan ilegal fishing berupa penyetruman, pengobatan dan pengeboman ikan, udang dan biota lainnya,katanya.

” Kegiatan ini juga sebagai tindak lanjut pencegahan ilegal fishing ini akan dipasang spanduk larangan menyetrum, mengobat dan mengebom di 10 titik pada desa Tanggul Rejo dan lupak dalam Kecamatan Tabubganen”, ungkapnya.

Sosialisasi pengembangan usaha perikanan tangkap juga diharapkan, masyarakat pesisir mengerti dan memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan perairan dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi nelayan perikanan lokal.

Khususnya jenis pengelolaan perikanan tangkap serta mengerti tentang hal-hal larangan terkait Undang – Undang No 45 tahun 2009 Tentang perubahan Undang – Undang 31 Tahun 2004 Tentang Perikanan.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait