BPBD Kotim Perbanyak Embung untuk Maksimalkan Pemadaman Karhutla

Teks foto: Sekretaris BPBD Kotim Arief turun bersama tim saat pembuatan embung, Kamis (14/9/2023). (Foto: Ist/BPBD Kotim)

Sampit, kalselpos.com
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dibantu Dinas Pekerjaan Umum setempat akan memperbanyak membuat embung. Tujuannya sebagai cadangan sumber air untuk memaksimalkan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Pembuatan embung dilakukan di lokasi-lokasi yang sering terjadi kebakaran lahan. Tim menggunakan ekskavator untuk menggali tanah membuat embung yang nantinya diharapkan terisi air.

Bacaan Lainnya

“Pendalaman embung atau paling air ini untuk mendukung operasi pemadaman karhutla tahun 2023. Hari ini pembuatan embung dilakukan di lima titik,” kata Kepala BPBD Kotim Multazam, Jumat (15/9/2023).

Pembuatan embung dilakukan di antaranya di lima lokasi di Jalan Soekarno atau lingkar utara dan Jalan Mohammad Hatta atau lingkar selatan. Kawasan ini memang sering terjadi kebakaran lahan gambut.

Satu embung dibuat di Jalan Mohammad Hatta atau lingkar selatan di lokasi antara Simpang Pelita Barat. Lokasi terbanyak di Jalan Soekarno atau lingkar utara sebanyak empat titik, yakni di sekitar warung depan parkir/bengkel alat berat, simpang Kandan/Samekto Barat sebelah kanan jembatan, simpang Kandan/Samekto Barat sebelah kiri jembatan, simpang tiga Jalan Tjilik Riwut Km 9 atau simpang masuk lingkar utara.

“Kami berharap dengan adanya embung ini, banyak lokasi cadangan air sehingga memudahkan dan mempercepat tim mengambil air agar upaya lebih maksimal sehingga pemadaman kebakaran bisa dilakukan dengan cepat,” pungkas Multazam.

Sementara itu, kebakaran lahan masih marak terjadi di Kotim meski hujan deras sempat mengguyur beberapa kali. Tidak hanya di Sampit, kebakaran lahan juga terjadi di wilayah selatan, yakni Kecamatan Mentaya Hilir Selatan dan Teluk Sampit.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait