Alasan lambannya Pembayaran TPP di HST, Yajid Fahmi : “Itu tidak masuk Akal’

Teks foto []istimewa SAAT DITEMUI - Yajid Fahmi ( kedua dari kanan) di dampingi anggota Dewan lainnya, seperti Supriadi, H Mulyadi dan Salfia Riduan, saat ditemui di Gedung Dewan setempat, Rabu (14/6/23) kemarin, di Barabai.

Barabai, kalselpos.com – Alasan ‘lambannya’ pembayaran uang Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), khususnya untuk para pendidik alias guru di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), dinilai mengada – ada.

Setidaknya itulah yang diungkapkan Yajid Fahmi, anggota DPRD HST, saat ditemui Rabu (14/6/23) petang kemarin.

Bacaan Lainnya

“Yang jadi pertanyaan besar, kenapa TPP di kabupaten tetangga, tidak ada ditunda ? Kenapa cuma di Kabupaten HST yang belum dibayarkan,” tanyanya.

Sedang bila dikaitkan dengan terbitnya Perbup HST, hingga menjadikan pembayaran TPP jadi ‘terkendala’, jelas mengada – ada.

“Bukan kah ini kegiatan rutin. Jadi Perbup, mestinya jangan sampai menghalang – halangi hak pegawai mendapatkan TPP, yang umumnya cukup berarti bagi mereka,” tegas anggota Dewan satu ini.

“Tolong dong buka mata dan buka telingga ? TPP ini kan berlaku Nasional dan semua daerah bisa membayarkan, jadi kenapa di HST aja yang belum dibayarkan. Ini pasti ada apa – apanya,” tegas Yajid lantang, dan diamini anggota Dewan lainnya, seperti Supriadi, H Mulyadi dan Salfia Riduan.

Terkait ‘lambannya’ pembayaran TPP di hampir semua SKPD di Pemkab HST, dia berjanji akan memanggil
Biro Hukum, untuk menanyakan alasan yang ‘tak masuk akal’ tersebut.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait