kalselpos.com – Irak adalah negara berbentuk republik di Timur Tengah atau Asia Barat Daya.
Baghdad sebagai ibu kota Irak merupakan kota
terbesar kedua di Timur Tengah setelah Kairo.
Posisi Negara Irak secara astronomis berada di antara 29°LU – 38°LU dan 39°BT – 49°BT. Sedangkan luas wilayah dari negara ini yaitu 437.072 km2 atau sama dengan 168.754 sq mi. Luas tersebut menjadikan negara Irak sebagai negara terbesar ke-58 di dunia.
Di bagian selatan, Irak berbatasan dengan beberapa negara Arab seperti Kuwait dan Arab Saudi. Untuk sebelah Baratnya, Irak berbatasan dengan Yordania. Sedangkan di sebelah Barat Laut dengan Suriah, dan di sebelah Utara dengan Turki. Pada sebelah Timur, Irak berbatasan dengan negara Iran.
Sama halnya dengan negara Timur Tengah lainnya, sebagian besar dari wilayah Irak berupa padang pasir. Namun di sekitar Sungai Tigris dan Sungai Eufrat terdapat daratan aluvial yang hijau dan juga subur. Sedangkan di bagian Utara dari Irak, kebanyakan terdiri dari pegunungan. Di wilayah tersebut juga terdapat titik tertinggi Irak, yaitu di Chekha Dar dengan ketinggian hingga 3.611 m atau 11.847 ft.
Negara Irak juga memiliki garis pantai di sepanjang Teluk Persia namun ukurannya cukup kecil, yaitu 58 km atau 36 mil. Dahulu juga pernah ada rawa yang terletak di dekat pantai dan sepanjang Shatt Al-Arab. Namun pada tahun 1990-an rawa tersebut mulai menghilang karena banyak dikeringkan.
Perekonomian Irak
didominasi oleh sektor minyak, yang telah memberikan sekitar 99,7% pendapatan devisa sepanjang sejarah modernnya. Pada tahun 2021, sektor pencetakan minyak sekitar 92% dari pendapatan pendapatan.
Selain minyak, industri lainnya seperti bahan kimia, tekstil, kulit, bahan konstruksi, pengolahan pupuk dan fabrikasi logam.
Sistem pemerintahan yang dianut oleh Irak adalah sistem pemerintahan Republik Federal Parlementer. Dengan sistem pemerintahan ini, Kepala Negara adalah seorang Presiden yang dipilih secara tidak langsung oleh Dewan Perwakilan Rakyat Irak dengan masa Jabatan 4 tahun (dapat diplih kembali). Sedangkan Kepala Pemerintahannya adalah Perdana Menteri yang pada dasarnya merupakan partai atau blok terbesar di Dewan Perwakilan Rakyat Irak.
Kota di Irak adalah Ad Diwaniyah, Al Amarah, Al ‘Ammariyah, Al Basrah (Basra), Al Fallujah, Al Miqdadiyah, Al Musayyib, Al Qurnah, Al Quwayr, Al ‘Uzayr, Ali al Gharbi, An Najaf, Al Hayy, Al Hillah, Al Kazimiyah, Al Khalis, Al Kumayt, Al Kut, Al Mawsil (Mosul), An Nasiriyah, Anah, Ar Ramadi, Ar Rifa’i, Ar Rutbah, Arbil, As Samawah, As Sulaymaniyah, Chamchamal, Dahuk, Daquq, Halabjah, Hit, Karbala’, Ash Shatrah, Az Zubayr, Baghdad, Balad, Ba’qubah, Karkuk (Kirkuk), Khanaqin, Khurmal, Kifri, Qawam Al Hamzah, Suq Ash Shuyukh, Mandali, Qarah, Tall’ Afar, Tikrit, Tuz Khurmatu dan Zakho.
Irak termasuk negara yang aktif bergabung dengan organisasi Internasional. Irak menjadi salah satu anggota PBB dan anggota beberapa lembaga internasional yang berada di bawah PBB. Irak bergabung dengan beberapa lembaga internasional seperti ICAO, IBRD, IAEA, ILO, IFAD, IMO, IMF, UNCTAD, UNIDO, UNESCO, WHO, UNWTO, WMO, WIPO, serta WTO.
Tidak hanya itu saja, Irak juga menjadi salah satu negara OPEC, Organisasi Kerjasama Islam (OKI), dan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah. Hal tersebut menjadi bukti bahwa Irak termasuk negara yang aktif di kancah internasional.
Bahasa resmi negara Irak ada dua, yaitu bahasa Arab dan bahasa Kurdi. Namun beberapa daerah juga memiliki bahasa resminya sendiri misalnya seperti bahasa Asiria dan bahasa Turkmen yang menjadi bahasa resmi daerah yang ditinggali oleh orang Asiria dan Turkmen. Bahasa lain seperti bahasa Persia dan bahasa Armenia terkadang juga diucapkan namun tidak terlalu sering. Sedangkan untuk bahasa Inggris merupakan bahasa bangsa barat yang terbilang umum diucapkan.
Memang sebagian besar penduduk Irak merupakan bangsa Arab dan Kurdi sehingga kedua bahasa tersebut menjadi bahasa resmi di negara ini. Kelompok lain yang juga menjadi penduduk di Irak selain Asiria dan Turkmen adalah orang Persia dan Armenia yang kemungkinan merupakan keturunan budaya Mesopotamia kuno. Namun jumlah kedua etnis tersebut sangat kecil dibandingkan dengan etnis Arab dan Kurdi.
Komposisi etnis yang ada di Irak: 1. Arab (75-80%),
2. Kurdi (15-20%), 3. Asiria, Turkmen, dan lain-lain (5%).
Agama mayoritas yang dianut penduduk Irak sama dengan negara Timur Tengah lain, yaitu Islam. Hampir 97% penduduk Irak menganut agama Islam, sedangkan 3% diantaranya menganut agama lain salah satunya Kristen.
Irak dibagi menjadi lima daerah budaya, yaitu Arab Islam Sunni di bagian tengah sekitar Baghdad, Kurdi di utara yang berpusat di Arbil, Arab Islam Syiah di selatan yang berpusat di Basra, sekelompok penduduk kristen di utara, dan sekelompok penduduk yang berpindah-pindah.
Secara historis Irak dikenal sebagai Mesopotamia, yang secara harafiah berarti “di antara dua sungai” dalam bahasa Yunani.
Tanah ini menjadi tempat kelahiran peradaban pertama dunia yang dikenal, budaya
Sumeria, diikuti dengan budaya Akkadia, Babilonia dan Asyur yang pengaruhnya meluas ke daerah-daerah tetangganya sejak sekitar 5000 SM.
Peradaban-peradaban ini menghasilkan tulisan
tertua dan sebagian dari ilmu pengetahuan,
matematika, hukum dan
filsafat yang pertama di dunia, hingga menjadikan wilayah ini pusat dari apa yang umumnya dikenal sebagai “Buaian Peradaban”.
Peradaban Mesopotamia kuno mendominasi peradaban-peradaban lainnya pada zamannya.
Rasanya tak lengkap bila hanya menyebut Baghdad sebagai ibu kota Irak karena Baghdad disebut juga sebagai “Negeri 1001 Malam” tentu istilah itu berkaitan dengan dongeng
berasal dari Timur Tengah.
Asal-usul Baghdad disebut Kota 1001 Malam diambil dari sastra epik asal Timur Tengah pada Abad Pertengahan.
Kisah 1001 Malam berisi kumpulan cerita dari beragam genre, seperti legenda, fabel, roman, dongeng dan dengan latar tempat berbeda, seperti Baghdad, Basrah, Kairo, Damsyik, Tiongkok, Yunani, India, Afrika Utara, dan Turki.
Sebagian besar kisah dalam 1001 Malam berlokasi di Baghdad.
Di dalamnya dikisahkan tentang pemimpinnya yang paling dihormati, yakni Harun Ar-Rasyid.
Kisah 1001 Malam juga memuat cerita-cerita yang melambangkan kehebatan budaya Baghdad selama masa keemasannya sebagai pemimpin dunia Arab dan Islam.
Dalam sejarah, Baghdad pernah dilewati kenangan kemegahan pusat kerajaan Islam.
Di bawah Kekhalifahan Abbasiyah, kota ini disulap menjadi pusat peradaban dunia dan ilmu pengetahuan.
Al-Mansur, khalifah kedua merupakan tokoh yang mengawali berdirinya Kota Baghdad pada 762.
Baghdad kemudian mencapai puncak keemasan di bidang ilmu pengetahuan, dan peradabannya di masa Khalifah Harun Ar-Rasyid (786-809).
Banyak tokoh-tokoh
ilmuwan, cendekiawan, pemusik, sejarawan, ahli hukum, dan filsuf bermunculan di masa itu.
Bagdad juga pernah
menjadi tempat tinggal bagi beragam umat, seperti Muslim, Kristiani, dan Yahudi dari Timur Tengah dan Asia Tengah.
Bahkan Bagdad terletak di dataran yang subur dan merupakan kota terbesar kota di Irak. Saat ini, kota yang membentang di sepanjang kedua tepi Sungai Tigris termasuk salah satu kota terpadat di kawasan Timur Tengah.
Profil Negara Irak:
Nama Lengkap: Republik Irak (Republic of Iraq)
Nama Lokal: Jumhuriyat al-Iraq / Komar-i Eraq
Bentuk Pemerintahan:
Republik Federal Parlementer
Kepala Negara: Presiden
Kepala Pemerintahan:
Perdana Menteri
Ibukota: Baghdad
Luas Wilayah: 438.317 km2
Jumlah Penduduk:
39.192.111 jiwa (estimasi Juli 2017)
Pertumbuhan Penduduk:
2.55% (2017)
Angka Kelahiran: 30,4 bayi per 1000 penduduk (2017)
Mata Uang: Dinar Irak (IQD)
Hari Kemerdekaan: 3 Oktober 1932 (dari Inggris)
Hari Nasional: 3 Oktober 1932 (Hari Kemerdekaan), 14 Juli 1958 (Hari Republik)
Lagu Kebangsaan:
“Mawtini” (My Homeland)
Kode Domain Internet: .iq
Kode Telepon: 964
Pendapatan Per Kapita:
US$17.200,-
Pendapatan Domestik Bruto Nominal: US$652,3 miliar
Lokasi: Benua Asia (Timur Tengah).
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





