“Sudah ditanyakan, tapi dia tidak mengaku. Mungkin karena kasihan dengan saya dimarahi oleh suami jadi terjadi hal tersebut,” lanjutnya.
Untuk diketahui, berdasarkan rekonstruksi tersebut kejadian berawal saat pelaku sedang berkunjung ke rumah kakaknya yang merupakan istri korban. Selang beberapa waktu, korban datang dan langsung masuk ke kamar untuk mencari Hp yang disimpan oleh istrinya, hingga mereka cekcok berselisih paham.
Mendengar hal tersebut, lantas pelaku pun langsung menghampiri ke kamar korban untuk memastikan dan menanyakan kepada korban perihal apakah masih bermain perempuan, namun tidak dijawab.
Selanjutnya, pelaku yang saat itu keluar kamar dengan maksud ingin mengambil rokok, malah mendengar kata – kata dari korban masih ribut dengan istrinya, yang mengatakan ‘adik kamu itu bodoh’.
Emosi mendengar hal tersebut, pelaku pun langsung mengambil pisau yang ada di dapur dan mendatangi pelaku.
Melihat pelaku membawa pisau, korban pun lari keluar rumah yang kemudian langsung dikejar oleh pelaku.
Setelah terjadi kejar – kejaran, tidak jauh dari rumah korban pun terjatuh dan pelaku menusuk di bagian dada bagian kiri korban.
Saat itu, korban sempat mencoba berdiri dan mencabut papan plang gang yang ada di lokasi kejadian, namun kembali terjatuh karena sudah mengeluarkan banyak darah.
Lalu korban pun langsung dibawa ke RS Ansari Saleh oleh istrinya dan relawan, untuk mendapat pertolongan medis terhadap luka korban.
Namun belum sempat mendapatkan pertolongan, korban sudah meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RS. Sedangkan pelaku langsung diamankan oleh Bhabinkamtibnas dan juga warga sekitar dan kemudian dibawa ke Mapolsek Banjarmasin Utara.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





