Jakarta,kalselpos.com-Peneliti di Pusat Riset Sains Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andi Pangerang mengatakan sebagian wilayah Indonesia akan mengalami gerhana bulan yang puncaknya akan terjadi pada 19 November 2021 pukul 16.02 WIB.
“Sejumlah wilayah di Indonesia pada 19 November 2021 dapat mengamari gerhana bulan,” kata Andi dalam keterangannya di laman Instagram Lapan BRIN di Jakarta, baru-baru ini.
Puncak gerhana bulan terjadi beberapa menit setelah puncak fase purnama yang terjadi pada pukul 15.57 WIB. Seluruh Indonesia tidak dapat menyaksikan fase awal gerhana bulan sebagian karena bulan masih di bawah ufuk dan belum terbit.
Gerhana bulan sebagian adalah kondisi di mana sebagian permukaan bulan tertutupi bayangan atau umbra bumi. Semakin bulan menuju ke tengah atau pusat bayangan pada saat puncak gerhana maka durasi gerhana akan semakin lama.
Sayangnya di Indonesia hanya Papua saja yang durasi gerhananya paling lama, yaitu 2 jam 20 menit sejak bulan terbit. Sementara bagian barat Indonesia tidak dapat mengamati puncak gerhana bulan sebagian.





