DK PBB minta pertempuran di Myanmar segera dihentikan

Bendera PBB.(ist/net)(kalselpos.com)

Myanmar lumpuh akibat protes dan kekerasan pascakudeta, sementara junta sedang berjuang untuk memerintah dan menghadapi perlawanan bersenjata dari milisi dan pemberontak minoritas etnik yang bersekutu dengan pemerintah bayangan yang disebut “teroris”.

Bacaan Lainnya

“Anggota Dewan Keamanan… kembali menegaskan keprihatinan mendalam mereka tentang perkembangan di Myanmar menyusul penetapan status darurat yang diberlakukan pada 1 Februari dan meminta militer untuk sepenuhnya menahan diri,” demikian pernyataan tersebut, yang disusun oleh Inggris.

“Mereka mendorong dialog dan rekonsiliasi yang sesuai dengan kehendak dan kepentingan rakyat Myanmar,” katanya.

Dewan juga menyerukan akses kemanusiaan yang aman dan tanpa hambatan ke semua warga yang membutuhkan, perlindungan, keselamatan dan keamanan personel kemanusiaan dan medis.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait