kalselpos.com – Dari Sabang sampai Merauke,
puluhan ribu spesies tanaman belum
tereksplorasi untuk pengembangan obat.
Hal itu diungkapkan pakar herbal Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Suwijiyo Pramono dalam seminar “New Perspective on Drugs Discovery and Development in Industrial Revolution 4.0” yang diselenggarakan secara daring oleh Fakultas Farmasi UGM, di Yogyakarta, Kamis (16/10).
“Ada 30.000 spesies tanaman yang tumbuh dari Sabang sampai Merauke dan 3.000 di antaranya merupakan komponen jamu kita. Lalu, 300 spesies tanaman telah digunakan industri herbal, namun masih banyak yang belum tereksplorasi,” katanya.
Guru Besar Fakultas Farmasi UGM ini mengusulkan agar eksplorasi terhadap kekayaan spesies tanaman di Tanah Air dilakukan secara tepat dan efektif.
Beberapa di antaranya seperti tidak mengekspor bahan mentah, menetapkan strategi untuk eksplorasi secara efisien, serta seleksi prioritas dari program eksplorasi.
Berikutnya, kata dia, pelaku industri perlu diberikan kesempatan untuk memproduksi produk tanaman obat berdasarkan riset dari lembaga pendidikan tinggi dengan fasilitasi pemerintah.
“Langkah tersebut perlu dilakukan untuk menetapkan riset yang baik dan berorientasi pada produk,” harap Suwijiyo Pramono.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





