Korban penganiayaan Tewas bersimbah Darah di samping Motor yang dikendarainya

  • Whatsapp
[]istimewa DIVISUM -Mahyuni (28) korban penganiayaan di Kelurahan Sungai Malang, saat dilakukan visum di RS Amuntai.(kalselpos.com)

Amuntai,kalselpos.com– Kasus tindak pidana penganiayaan yang berujung ‘maut’, kembali terjadi di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara (HSU).

Kejadian menggegerkan warga tersebut berlangsung di Jalan Negara Dipa, Gang Mukmin 1 RT 10, Kelurahan Sungai Malang, Kota Amuntai.

Bacaan Lainnya

Korban penganiayaan yang diketahui beridentitas Wahyuni (28), ini ditemukan warga setempat pada, Selasa (14/9) malam, sekitar pukul 24.00 Wita, dengan kondisi cukup mengenaskan, akibat banyak luka di tubuhnya dari senjata tajam.

Dari informasi polisi, korban Wahyuni beralamat di Desa Palampitan Hilir, Kecamatan Amuntai Tengah.

Korban ditemukan masyarakat setelah adanya sebuah sepeda motor yang dalam keadaan mesin masih menyala, terjatuh di depan sebuah rumah di Jalan Negara Dipa Gang Mukmin.

Kuat dugaan Wahyuni menjadi korban penganiayaan yang mengakibatkan kematian.

Kapolres HSU, AKBP Afri Darmawan melalui Kasat Reskrim setempat, Iptu Andi P menjelaskan, pada tubuh korban didapati luka bacok di bagian pipi sebelah kiri mengarah ke leher sebelah kiri.

Ada lagi luka di belakang telinga sebelah kiri, luka tusuk mengangga di bagian punggung belakang sebelah kiri, bagian belikat sebelah kiri, termasuk tiga luka sayat bagian punggung sebelah kiri dan luka sobek bagian betis belakang sebelah kaki kiri.

“Usai menerima laporan masyarakat, tim Reskrim bersama Inafis langsung turun ke lokasi dan membawa korban ke RS Amuntai untuk dilakukan visum, serta mencari beberapa saksi dan mengaman TKP serta barang bukti,” katanya, Rabu (15/9) siang, di Amuntai.

Lantas siapa yang melakukan dan apa motifnya? Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan, namun dari keterangan saksi, sebelum kejadian korban ada permasalahan dengan seorang pria berinisial TG yang beralamat di Banjarmasin.

“Dugaan sementara, permasalahan tumpang tindih pembagian amplop sumbangan,” terangnya.

Namun pihak kepolisian, masih melakukan penyelidikan. Selain itu pihak kepolisian juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor, gagang senjata tajam jenis parang, selembar kaos dan celana jeans.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.