Banjarmasin, kalselpos.com – Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Provinsi Kalsel, H. Rustamaji mengatakan Progres penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sampai dengan bulan Agustus 2021 sebesar Rp463 miliar lebih atau sudah mencapai 61,57% dari target yang telah ditetapkan pada APBD Murni Tahun Anggaran (TA) 2021 sebesar Rp753 miliar lebih, kemudian estimasi untuk APBD-P 2021 dinaikkan menjadi Rp800 miliar lebih.
“Kami berharap kebijakan keringanan atau relaksasi ini memperoleh hasil yang maksimal dan penagihan langsung untuk tunggakan PKB terbesar optimal,” kata
Rustamaji kepada kalselpos.com, Senin (6/9).
Untuk perkembangan penerimaan PKB perbulannya sebelum kebijakan relaksasi berkisar 60 miliar, namun sejak diberlakukannya tanggal 9 lalu realisasi penerimaan PKB di bulan Agustus sebesar Rp65 miliar lebih. Melihat fakta demikian membuktikan respon/antusias Wajib Pajak (WP) terhadap pemenuhan kewajibannya cukup besar dengan memanfatkan kebijakan tersebut. Adapun esensi dari pengurangan pokok tunggakan PKB beserta dendanya serta pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) II beserta dendanya dalam rangka mengurangi beban masyarakat termasuk pelaku usaha ditengah saat kondisi ekonomi belum stabil.
“Semoga target PAD tahun ini bisa tercapai melalui kontribusi atau penyumbang terbesar pada realisasi komponen Pajak Daerah stabil, yaitu berkisar 75 – 80%,” harap H. Rustamaji.
Dengan adanya sejumlah relaksasi terhadap tunggakan dan denda tersebut paling tidak ini bisa meringankan beban di tengah pandemi Covid-19 yang belum reda sepenuhnya.
Ia berharap hambatan maupun kendala proses dan sistem pelayanan kedepannya semakin baik, sehingga kebijakan apapun yang akan diambil/ diputuskan dapat dimanfaatkan maksimal oleh masyarakat secara luas dan komprehensif, terlebih pada situasi dan kondisi kesulitan finansial
“Kami sangat berharap melalui penguatan komitmen serta melengkapi sarana prasarana yang memadai, agar lebih mudah, sederhana, cepat dan tepat dalam melayani masyarakat,” tukasnya.
PAJAK GASAN MEMBANGUN BANUA YANG LEBIH BAIK
“Ayo KE SAMSAT sebulan lagi Diskon berakhir”





