Diduga diserang Harimau remaja ini ditemukan tak bernyawa

Harimau Sumatera.(ilustrasi)(kalselpos.com)

kalselpos.com -Seorang remaja warga Desa Teluk Lanus, Kabupaten Siak, Provinsi Riau ditemukan tak bernyawa dengan kondisi tak ada kepala.

Diketahui remaja tersebut bernama Malta Akfarel (16) ditemukan pada pukul 18.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Akfarel diduga diserang seekor harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae).

Kepala Bidang Teknis Balai Besar KSDA Riau, M Mahfud mengungkapkan kepada wartawan di Pekanbaru pada Senin (27/8), Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau mengirim tim ke lokasi konflik harimau sumatera terhadap manusia di Desa Teluk Lanus Kabupaten Siak, dan meminta agar korban divisum untuk memastikan kondisinya diterkam satwa harimau sumatera atau bukan.

“Korban harus divisum untuk memastikan apakah korban meninggal karena dimangsa harimau sumatera atau penyebab lainnya,” ujar Mahfud.

Timnya telah menuju ke lokasi dan membawa kandang perangkap untuk melakukan evakuasi jika sudah dipastikan korban betul-betul dimangsa harimau sumatera. “Lokasi tempat korban diterkam merupakan salah satu kawasan kantong harimau sumatera, jadi di sana sebagian sudah menjadi kawasan hutan tanaman industri perusahaan dan sebagian lagi kebun sawit,” katanya.

Untuk itu, ia menghimbau agar masyarakat sekitar lokasi tetap tenang dan warga tidak melakukan tindakan anarkis terhadap harimau sumatera atau satwa lain, karena dilindungi undang-undang.

Selain itu masyarakat yang melakukan aktivitas agar tidak sendirian melainkan harus berkelompok.

Adapun kronologi tewasnya korban akibat diduga serangan harimau sumatera itu berawal saat dia mendapat informasi pada Minggu (29/8) pukul 18.30 WIB saat korban bersama dengan tiga orang saudaranya sedang bermain handphone di dermaga Pelabuhan PT Uniseraya.

Setelah itu, ayah korban bernama Rustam memanggil anak-anaknya untuk menghidupkan genset.

Namun, hanya dua anaknya yang sampai di mess dan satunya hilang.

Karena khawatir, sang ayah mencari anaknya yang hilang ke dermaga.

Suasana yang sudah gelap membuat Rustam kembali ke mess untuk mengambil senter.

Selanjutnya pada Pukul 19.00 WIB ayah korban melanjutkan pencarian.

Lalu dia melihat bercak darah dan handphone anaknya sekitar 40 meter dari mess.

Rustam bergegas mencari bantuan rekan kerja dan masyarakat sekitar, mencari keberadaan korban.

Di tengah pencarian, sang ayah itu bersama masyarakat menemukan jasad korban dalam kondisi tanpa kepala dan alat kelamin sekitar 20 meter dari mess mereka.

(Aplikasi Kalselpos.com)

Pos terkait