Dukung UMKM “go digital” pemerintah laksanakan berbagai pelatihan

Ilustrasi.(ist)(kalselpos.com)

kalselpos.com – Usaha mikro kecil menengah (UMKM) “go digital” di masa pandemi merupakan suatu keniscayaan dan salah satu alternatif utama yang harus dilakukan oleh UMKM terdampak.

Pernyataan tersebut disampaikan Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) ​​​Eddy Satriya, Kamis (26/8) di Jakarta.

Bacaan Lainnya

“Saya optimis melihat sektor kuliner ini dan peluangnya harus dimaksimalkan oleh kita. UMKM sektor kuliner memiliki kesempatan emas untuk berkembang dengan memanfaatkan inovasi dalam digitalisasi,” cetus Eddy.

Ia mengatakan untuk mendukung UMKM go digital, pemerintah telah melaksanakan berbagai pelatihan untuk pelaku UMKM, baik dari Kemenkop UKM maupun kementerian lain yang memiliki program sejenis.

“Pelatihan UMKM ini memang cukup banyak, namun tingkat efektivitasnya masih perlu ditingkatkan. Artinya, kami masih harus bekerja keras agar pelatihan ini bisa menjadi solusi dan bukan hanya sekadar program jalan di tempat,” ujarnya.

Menurut Eddy, pemerintah terus melakukan berbagai perbaikan pelatihan digitalisasi UMKM. Dari sisi jumlah, pelatihan dapat dipercepat melalui aktivitas daring. Sementara dari sisi kualitas, pemerintah akan tetap menyediakan mentor yang berpengalaman di lapangan.

Ia juga mengatakan dua program utama transformasi UKM dari Kemenkop UKM, yaitu transformasi UMKM informal ke formal dan pemanfaatan inovasi digital, dapat diintegrasikan dalam rangka memaksimalkan literasi digital untuk pelaku UMKM.

“Transformasi UMKM dari informal menjadi formal perlu dilakukan pelaku UMKM. Dengan begitu, mereka akan mendapat fasilitas pelatihan, bantuan dana, dan sebagainya,” kata Eddy.

“Digitalisasi juga harus dimainkan walaupun pelaku UMKM hanya berbisnis melalui ponsel dan platform sederhana, seperti melalui YouTube dan Instagram,” pungkasnya.

(Aplikasi Kalselpos.com)

Pos terkait