Kandangan, kalselpos.com– Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) Achmad Fikry mempresentasikan inovasi Kayapu Membawa Berkah Untuk Wilayah Daerah (Kabah Wilda) di hadapan Panelis Tim Panel Independen (TPI) Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2021, Kementerian PAN-RB secara daring.

Inovasi Kabah Wilda bidang pertanian yang dipresentasikan Bupati Fikry tersebut sudah masuk dalam Top 99 inovasi terbaik se-Indonesia di Kementerian PAN-RB.
Bupati HSS Achmad Fikry presentasi inovasi Kabah Wilda dilanjutkan wawancara dilakukan guna menuju Top 45 inovasi, dan inovasi ini memanfaatkan jenis tanaman liar yang tumbuh dan berkembang di lahan rawa lebak yaitu tanaman Kayapu yang banyak terdapat tumbuh di daerah Daha.
“Kayapu ini diaplikasikan sebagai mulsa alami yang bisa menghambat atau menekan pertumbuhan tanaman gulma, dapat menjaga kelembaban tanah dan juga dapat meningkatkan hasil produksi,” katanya.
Kayapu bermanfaat sebagai bahan organik atau pupuk saat pelapukan dan dengan kayapu ini dari segi efesiensi anggaran biaya produksinya sangat terasa signifikan semakin berkurang karena untuk biaya pembersihan lahan sangat berkurang.
“Pemanfaatan kayapu ini sangat ramah lingkungan, sehingga sejalan dengan tujuan pihaknya untuk menghasilkan pertanian organik yang tidak tergantung dengan pupuk kimia,” ujarnya.
Ketua Kelompok Tani Bawah Pulantan, H Mahfus, mengatakan sudah mengaplikasikan inovasi Kabah Wilda ini juga membenarkan bahwa dengan menggunakan kayapu di lahan pertaniannya maka biaya produksi yang dikeluarkannya jauh menurun.
“Kita sangat berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten HSS yang sudah mendukung, memfasilitasi dan mendorong kami dengan inovasi Kabah yang sudah kami terapkan ini,” ucapnya.





