Heboh..! Oknum memasang box KWH jual nama PLN Kotabaru

Pemasangan box KWH bagi pelanggan, dikenakan tarif Rp100 ribu oleh oknum yang mengaku dari PLN.

KOTABARU, kalselpos.com – Maraknya ulah oknum yang mengatas namakan PLN Kotabaru untuk melakukan pemasangan box KWH pada rumah-rumah pelanggan, membuat resah sejumlah warga di kabupaten Kotabaru.

Bacaan Lainnya

Terbaru, seorang ibu rumah tangga di wilayah gunung sentral kelurahan baharu selatan kabupaten Kotabaru harus rela membayar uang sebesar Rp100 ribu yang ditagihkan oleh seorang petugas yang memasang box KWH tanpa diminta oleh pemilik rumah.

Menanggapi kejadian tersebut, pihak PLN UP3 Kotabaru angkat bicara. Ditemui dikantornya pada (1/2/2021), Pelaksana harian Manager Pemasaran Pelayanan Pelanggan PLN UP3 Kotabaru, Permono Gunawan memberikan penjelasan kepada kalselpos.com bahwa, PLN sama sekali tidak menganjurkan bahkan itu mengganggu pihaknya.

“Dan itu sudah dijelaskan oleh PLN melalui humas wilayah bahwa PLN sama sekali tidak menganjurkan itu, “ jelas Gunawan.

Kalaupun itu ada di masyarakat, lanjutnya, itu adalah oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dan sama sekali bukan petugas PLN.

“Jika masyarakat keberatan, silahkan laporkan kepolisi karena itu kan pemaksaan, karena PLN tidak menyuruh atau menghimbau itu,” tegas Gunawan.

Senada dengan itu, Bagian kehumasan PLN UP3 Kotabaru, Vigor juga menyampaikan bahwa, isu-isu ataupun realisasi yang terjadi di masyarakat terkait pemasangan bos KWH meter memang dikatakan ilegal, itu murni dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Pihak PLN Kotabaru ungkapnya, sudah menghimbau masyarakat melalui media sosial milik PLN Kotabaru terkait kejadian tersebut.

“PLN hanya bisa menghimbau, untuk masuk keranah hukum itu kembali kepada masyarakat, mau dilaporkan kepolisi atau tidak, “ jelas Vigor.

Disampaikannya, apabila kedepannya kejadian serupa kembali terulang, masyarakat berhak menolak. Jika oknum yang bersangkutan tetap memaksa, masyarakat bisa melaporkan kepada pihak yang berwajib.
Vigor juga mengingatkan bahwa, petugas PLN dilengkapi dengan atribut resmi dan lengkap jika turun kelapangan, mulai dari pakaian hingga tanda pengenal, dan ada juga tenaga outsourching PLN seperti petugas pencatat meter listrik.

“Masyarakat harusnya bertanya kesitu, jika dia menyembunyikan atau tidak mau menunjukkan identitas itu berarti ada sesuatu, “ ujarnya mengakhiri.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Ardiansyah
Editor : Aspihan Zain

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya

Pos terkait