Marabahan, kalselpos.com – Kepala Desa (Kades) Anjir Serapat Baru, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Ahmad Yani mengungkapkan warganya yang kini memiliki rumah tak layak huni.

Rumah tersebut adalah pemiliknya seorang kakek bernama muhammad yusuf berusia 66 tahun.
“Kondisinya sangat memprihatinkan dan sudah tak layak huni, apalagi saat hujan, maka air hujan masuk kedalam rumah, karena nyaris tanpa atap dan dinding,” ungkap Ahmad Yani, Kamis (12/11).
Yang lebih memprihatinkan lagi, katanya, kakek yusuf hanya tinggal seorang diri di gubuk reyot dengan ukuran bangunan tiga kali empat meter persegi.
Kakek itu tak mampu untuk perbaikan rumahnya, keseharian kakek hanya menjual abu gosok dan hasilnya pun tak menentu.
“Kondisi rumah kakek itu sudah dari tahun 2014 dan juga sering dilakukan banyak pihak, namun belum ada realisasinya untuk membantu memperbaiki rumahnya,” ujarnya.
Disampaikan Kades, sudah sering diajukan pada pihak kabupaten, namun masih belum ada tanggapan.
Oleh karena itu, Pemerintah Desa (Pemdes) Anjir Serapat Baru sudah menganggarkan rehab rumah kakek sebatang kara itu di tahun 2020 ini.
“Sayangnya karena ada pemangkasan dana desa yang dipergunakan untuk bantuan langsung tunai desa untuk warga terdampak pandemi Covid-19, maka rehab rumah kakek tersebut tak kunjung direhab,” pungkasnya.
Penulis : Ahim
Editor : Muliadi





