Jakarta, kalselpos.com – Pernyataan dan peringatan keras Presiden Joko Widodo terhadap aparat penegak hukum yang melakukan tindakan pemerasan dengan memanfaatkan hukum yang belum sinkron, diapresiasi oleh Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Mardani H Maming.
“Bapak Presiden Jokowi tegas memberikan peringatan terhadap oknum aparat penegak hukum, agar tidak menakut-nakuti masyarakat terutama para pengusaha, dengan memanfaatkan regulasi,” ujar Mardani H Maming, Minggu (30/8) di Jakarta.
Menurutnya, dalam sambutan Presiden Joko Widodo pada acara Aksi Nasional Pencegahan Korupsi, yang disiarkan secara langsung pada kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (26/8) lalu, bahwa tindakan oknum yang memanfaatkan regulasi itu, bisa menghambat iklim usaha dan perekonomian Indonesia.
“Bahkan Presiden Jokowi menekankan bahwa, para penegak hukum yang melakukan tindakan tercela tersebut dijadikan musuh bersama,” ungkapnya.
Kalangan pengusaha tegas Mardani, harus berani melawan dan melaporkan jika ada oknum yang melakukan pemerasan kepada instansi yang berwenang. Apalagi para pengusaha yang tergabung dalam Hipmi.
“Lengkapi legalitas usahanya agar tidak menjadi korban pemerasan oknum aparat penegak hukum. Karena kasus-kasus seperti itu sudah sejak lama terjadi. Sebagian besar berkaitan dengan perijinan,” ingatnya.
Presiden Jokowi tambahnya, dengan tegas memperingatkan kepada aparat penegak hukum untuk tidak melakukan itu. Karena jika melanggarnya, maka ia tidak akan bisa mentoleransi perbuatan tersebut.
“Saya peringatkan aparat penegak hukum dan pengawas yang melakukan seperti ini adalah musuh kita semuanya, musuh negara. Saya tidak akan memberikan toleransi terhadap siapapun yang melakukan pelanggaran ini,” tutupnya, mengutip pernyataan Presiden Jokowi.
kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional
Download aplikasi kalselpos.com versi android kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com
Penulis : Aspihan





