MARABAHAN,Kalselpos.com – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Pemkab Batola) melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) melakukan sidak di beberapa pasar, diantaranya pasar tradisional Kota Marabahan, Selasa (2/5/).

Ket foto : Kabid Perdagangan Diskoperindag Batola, Surono S.Sos.
Kabid Perdagangan Diskoperindag Batola Surono S.Sos kepada kalselpos.com mengatakan, pihaknya selalu melakukan sidak, meski di tengah wabah Covid-19 ini.
“Yang paling utama adalah Pasar tradisional Marabahan. Kami rutin melakukan penjadwalan setiap satu minggu sekali,” jelasnya di kantor Diskoperindag Batola.
Dalam sidak, pastinya akan cari tahu harga yang melonjak naik. Berdasarkan pantauan kami pada hari Selasa tanggal 2/6/2020 harga bahan pokok masih relatif stabil.
Baca Berita Hari Ini, Berita Terbaru Terkini | kalselpos.com | Media Terpercaya dan Terverifikasi Dewan Pers
Sementara ini, sejumlah bahan pokok kebutuhan masyarakat khusus di Bumi Ije Jela julukan Kabupaten Batola, seperti beras, gula pasir, minyak goreng, daging, telur, garam, susu, tepung terigu, kacang kedelai dan mie instan masih tetap dari harga sebelumnya, tetapi ada pula yang mengalami penurunan, sebutnya”.
Kemudian, seperti cabe merah biasa, cabe tiung, cabe rawit biasa, ikan segar, ikan kering dan sayur mayur.
“Cabe merah biasa sebelumnya harga Rp 40.000/kg turun menjadi Rp 35.000/kg, cabe rawit tiung Rp 45.000/kg jadi Rp 35.000, bawang prei Rp 40.000 – Rp 35.000, wortel Rp 25.000/kg – Rp 20.000 dan ikan bawal Rp 17 ribu, dari harga Rp 60.000/kg – Rp 43.000,” pungkasnya.
Penulis : Muliadi
Penanggungjawab : SA Lingga
Download aplikasi kalselpos.com versi android kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com





