Banjarmasin,kalselpos.com —
Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Fraksi Partai Golkar, Muhammad Yani Helmi berharap, pembangunan Jembatan Pulau Laut–Tanah Bumbu dapat rampung sesuai target.
Ia menilai keberadaan jembatan tersebut akan berdampak signifikan terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.
Hal itu disampaikan di Banjarmasin, Senin (2/3/2026). Menurutnya, konektivitas antara daratan Tanah Bumbu dan Pulau Laut menjadi kebutuhan strategis bagi distribusi logistik serta pengembangan kawasan industri.
Berdasarkan data Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotabaru, pembangunan jembatan sepanjang 3,5 hingga 3,75 kilometer itu terus berlanjut setelah sempat tertunda. Pengerjaan fisik kini berlangsung di sisi Batulicin dan Kotabaru dengan target operasional pada 2028.
Jembatan tipe cable stayed setinggi 30 meter dan lebar 24 meter ini dirancang mengakomodasi jalur pelayaran. Proyek tersebut didukung anggaran pusat sekitar Rp3 triliun serta tambahan dana daerah, dengan total kebutuhan mencapai Rp5,2 hingga Rp5,9 triliun.
Pembangunan melibatkan kontraktor nasional, yakni PT Hutama Karya dan PT Pembangunan Perumahan.
Jika rampung, waktu tempuh antarwilayah diperkirakan hanya 15 menit, sekaligus memperkuat konektivitas logistik regional Kalimantan Selatan.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





