Bupati Soroti Permasalahan Banjir pada Musrenbang Kecamatan Banjang dan Amuntai Tengah

Teks foto : Bupati Wakil dan Wakil Bupati HSU menghadiri Musrenbang Kecamatan Banjang dan Amuntai Tengah.(ist)(kalselpos.com)

Amuntai, kalselpos.com – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 untuk Kecamatan Amuntai Tengah dan Banjang digelar.

 

Bacaan Lainnya

Lokasinya di Gedung Aneka Guna, Kelurahan Kebun Sari, Amuntai Tengah, Selasa (24/2/2026).

 

Hadir Bupati HSU H Sahrujani dan Wakil Bupati Hero Setiawan, Ketua DPRD HSU H Fadilah, sejumlah Kepala SKPD dilingkungan Pemerintah (Pemkab) HSU.

 

Kemudian, Camat Amuntai Tengah, Sekcam Banjang, para Kepala Desa di Kecamatan Banjang dan Amuntai Tengah, tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya.

 

Bupati HSU H Sahrujani meminta agar setiap usulan kegiatan yang disampaikan pada forum mengutamakan keperluan dan kebutuhan masyarakat.

 

“Apa disampaikan pada Musrenbang ini, hendaknya benar-benar mempertimbangkan skala prioritas dan kebutuhan masyarakat serta mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

 

Pada arahannya, Bupati menyampaikan kepada pihak PUPR agar dapat meminimalisir banjir di Jalan Jermani Husin yang kerap terjadi setiap tahunnya.

 

“Kepada Kepala Dinas PUPR HSU untuk menindaklanjuti usulan para Kepala Desa di Kecamatan Banjang, khususnya terkait pembersihan rumput dan penyiringan di kawasan Jalan Jermani Husin guna mencegah banjir di wilayah tersebut,” ujarnya.

 

Bupati juga meminta agar lapangan sepak bola yang ada di Kecamatan Banjang dilakukan perbaikan, dan disekelilingnya ditambah dengan arena jogging track.

 

Di kesempatan itu, dia menyoroti minimnya penerangan jalan dibeberapa titik wilayah Kecamatan Banjang dan Amuntai Tengah. Terkait hal tersebut, ia meminta pihak Dinas Perhubungan untuk dapat melakukan perbaikan.

 

“Kepala Dinas Perhubungan HSU untuk segera melakukan perbaikan lampu jalan agar penerangan dapat berfungsi optimal dan memudahkan aktivitas masyarakat di wilayah Kecamatan Banjang dan Amuntai Tengah,” ucapnya.

 

Pada Musrenbang tersebut membahas isu-isu penting, diantaranya infrastruktur perkotaan, penerangan, penataan lingkungan permukiman, penguatan sektor perdagangan dan UMKM, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, serta pengendalian banjir di wilayah pedesaan dan perkotaan.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait