Banjarmasin, Kalselpos.com – Peringatan haul ke-6 Kiai Haji Ahmad Zuhdiannoor atau yang akrab disapa Abah Guru Zuhdi kembali menyedot lautan jemaah. Kegiatan religius yang dipusatkan di kompleks kubah Guru Zuhdi, Jalan Belakang Masjid Jami, Kelurahan Antasan Kecil Timur, Kecamatan Banjarmasin Utara, Sabtu (14/2/2026), dipadati jutaan umat dari berbagai daerah.
Jumlah kehadiran diperkirakan mencapai 1,2 juta orang. Estimasi tersebut diperoleh melalui pendeteksian sinyal telepon seluler milik jemaah yang terkoneksi di sekitar lokasi acara. Ribuan orang terlihat memadati area kubah hingga ruas-ruas jalan di sekitarnya.
Kepala Bagian Operasi Polresta Banjarmasin, AKP Supriyanto, menyebutkan pengamanan dilakukan secara besar-besaran demi memastikan kegiatan berjalan tertib dan lancar.
“Perkiraan jemaah sekitar 1,2 juta orang. Untuk pengamanan, kami mengerahkan sekitar 1.900 personel gabungan,” ujarnya saat ditemui di sela pengamanan.
Ia menegaskan, seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan kondusif berkat kolaborasi lintas sektor, mulai dari Polri, TNI, pemerintah daerah hingga relawan.
Dari total kekuatan tersebut, 729 personel berasal dari Polri. Sisanya merupakan gabungan unsur TNI, Satpol PP, serta lebih dari 1.000 relawan yang membantu pengaturan arus jemaah, parkir kendaraan, hingga pelayanan kesehatan di sejumlah titik.
Skema pengamanan diterapkan dengan sistem zonasi sembilan ring. Ring pertama difokuskan di area kubah makam, disusul ring kedua di sekitar kawasan inti, hingga ring kesembilan di titik terluar. Sistem ini dirancang untuk mengurai kepadatan sekaligus mempermudah pengendalian situasi.
Karena lokasi haul berdekatan dengan Sungai Martapura, aparat turut menyiapkan pengamanan jalur air sebagai langkah antisipasi, termasuk kemungkinan evakuasi darurat dan pengawasan pergerakan di sungai.
Jemaah yang hadir tidak hanya berasal dari Kota Banjarmasin, tetapi juga dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Selatan bahkan luar provinsi. Titik pemantauan dilakukan di sejumlah kawasan strategis, mulai dari Masjid Jami Sungai Jingah, Jalan Sultan Adam, Kayu Tangi, hingga Bundaran Masjid Raya Sabilal Muhtadin.
Kelancaran kegiatan disebut tak lepas dari koordinasi intensif antarinstansi yang telah dilakukan jauh hari sebelumnya. Sedikitnya tiga kali rapat koordinasi digelar untuk mematangkan pembagian tugas personel, rekayasa lalu lintas, pengaturan titik parkir, hingga penempatan area ibadah.
Panitia dan aparat pun mengapresiasi kesadaran serta kedisiplinan jemaah yang turut menjaga ketertiban. Suasana khusyuk dan penuh kekhidmatan pun menyelimuti seluruh rangkaian haul hingga acara berakhir.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





