ULM Kembali Lahirkan Doktor Administrasi Pendidikan

Teks/Foto: Prof. Ahmad Suriansyah, M.Pd., Ph.D bersama Dr. Celia Cinantya, S.Kom., M.Pd. usai ujian S3 usai melakukan sidang desertasi.(ist)(kalselpos.com)

Banjarmasin, Kalselpos.com – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali menorehkan capaian akademik dengan meluluskan doktor pada Program Strata Tiga (S3) Administrasi Pendidikan. Kali ini, gelar doktor diraih oleh Dr. Celia Cinantya, S.Kom., M.Pd., setelah sukses mempertahankan disertasinya dalam ujian terbuka.

 

Bacaan Lainnya

Koordinator Program Studi S3 Administrasi Pendidikan ULM, Prof. Ahmad Suriansyah, M.Pd., Ph.D., menyampaikan bahwa Dr. Celia merupakan lulusan kedua dari program doktor tersebut.

 

“Ini merupakan lulusan kedua pada ujian disertasi terbuka Program Studi Doktor S3 Administrasi Pendidikan. Disertasi yang diangkat berjudul Manajemen Pendidikan Karakter Berbasis Religi di PAUD,” ujar Prof. Ahmad Suriansyah.

 

Ia menilai capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi program studi. Menurutnya, hasil penelitian Dr. Celia sangat relevan dalam menyiapkan generasi muda yang berkualitas dan berkarakter menuju visi Indonesia Emas.

 

Prof. Suriansyah menambahkan, konsep manajemen pendidikan karakter berbasis religi yang diteliti sangat potensial untuk diterapkan oleh pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, khususnya dalam pembinaan pendidikan anak usia dini.

 

“Penelitian ini berbasis religi dan sangat baik jika dapat diadopsi oleh pemerintah pusat maupun daerah, termasuk kabupaten dan kota, untuk diterapkan di taman kanak-kanak dalam rangka memperkuat pembentukan karakter anak sejak dini,” jelasnya.

 

Sementara itu, Dr. Celia Cinantya mengaku bersyukur dapat menyelesaikan program doktoralnya dengan baik. Dalam penelitiannya, ia menemukan empat aspek utama yang menjadi kunci penguatan pendidikan karakter berbasis religi di PAUD.

 

“Empat temuan utama dalam penelitian ini meliputi kepemimpinan kepala sekolah, pemberdayaan guru, pemanfaatan lingkungan, serta strategi implementasi yang efektif. Keempat aspek ini dapat menjadi panduan praktis bagi sekolah dalam memperkuat karakter religius anak,” ungkapnya.

 

Ia berharap hasil penelitiannya dapat menjadi model yang dapat diadaptasi oleh sekolah-sekolah TK dalam membangun dan memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai-nilai religius.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait