Wakil Bupati Banjar memimpin Rakor persiapan pilkades serentak 

Wakil Bupati Banjar Said Idrus Al Habsy hadiri rapat koordinasi persiapan pilkades yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) di Aula Berlian Guest House Sultan Sulaiman, Martapura.(ist)(kalselpos.com)

Martapura , kalselpos.com

Pemerintah Kabupaten Banjar menyatakan kesiapan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2026 yang dijadwalkan bulan Juli mendatang.

Bacaan Lainnya

 

Wakil Bupati Banjar Said Idrus Al Habsy memimpin rapat koordinasi persiapan pilkades yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) di Aula Berlian Guest House Sultan Sulaiman, Martapura, Kamis (5/2).

“Rakor ini penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta menyusun strategi untuk memastikan pelaksanaan pilkades serentak berjalan lancar, aman, dan demokratis,” ujar wabup.

 

 

Menurut wabup, keberhasilan pilkades tidak hanya ditentukan pada hari pemungutan suara, melainkan sangat bergantung perencanaan awal yang matang, termasuk kesiapan regulasi, termasuk koordinasi lintas sektor.

 

Di sisi lain, langkah yang dilakukan dalam upaya menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah juga berperan menentukan kelancaran pilkades sehingga seluruh pihak harus saling bekerja sama mewujudkannya.

“Kami mengajak camat dan kepala desa melakukan pendekatan persuasif dan memberikan edukasi kepada masyarakat didukung Forkopimda dan aparat keamanan yang memperkuat sinergi menciptakan situasi aman dan kondusif,” ucapnya.

 

Kepala Dinas PMD Kabupaten Banjar Muhammad Hafiz Anshari menyebut, sesuai perencanaan awal, Pilkades serentak tahun 2026 di Kabupaten Banjar direncanakan pelaksanaannya pada tanggal 22 Juli 2026.

“Waktu pelaksanaannya sudah kami siapkan sekaligus menjadi acuan bagi seluruh pihak agar persiapan dapat dilakukan secara terencana, terukur, dan tepat waktu serta diharapkan berjalan lancar,” katanya.

 

Ditambahkan, penetapan jadwal pilkades yang dilaksanakan 22 desa tersebar pada 11 kecamatan dengan mempertimbangkan sejumlah faktor, antara lain kesesuaian masa jabatan kepala desa, kesiapan tahapan pelaksanaan, dukungan anggaran, serta kondisi sosial dan keamanan di daerah.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait