Kinerja Dinkes Banjarmasin kinclong, Target pelayanan Kesehatan 2025 tembus 106 Persen

Teks foto :Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Muhammad Ramadhan.(kalselpos.com)

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Kinerja pelayanan kesehatan Pemerintah Kota Banjarmasin sepanjang tahun anggaran 2025 patut diapresiasi. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin mencatat capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang melampaui target, bahkan menembus 106 persen dari 12 indikator pelayanan kesehatan yang ditetapkan.

 

Bacaan Lainnya

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Muhammad Ramadhan, mengungkapkan bahwa secara keseluruhan instansinya berhasil mencapai 93 persen target sasaran yang telah ditetapkan Kepala Daerah.

 

Tak hanya dari sisi pelayanan, kinerja keuangan Dinkes Banjarmasin juga menunjukkan hasil yang positif. Dari target pendapatan sebesar Rp133 miliar, realisasi yang dicapai mencapai 93 persen. Sementara itu, serapan anggaran belanja juga terbilang maksimal.

 

Dari total pagu anggaran sebesar Rp467 miliar, Dinkes Banjarmasin mampu merealisasikan belanja hingga Rp435 miliar atau setara 93 persen.

 

“Alhamdulillah, kita mencapai 93 persen dari target. Artinya kinerja ini sudah maksimal dan sasaran yang ditetapkan Kepala Daerah berhasil kita capai,” ujar Ramadhan dalam laporannya.

 

Keberhasilan tersebut ditopang oleh performa solid seluruh unit pelaksana teknis di bawah Dinas Kesehatan. Dinkes induk mencatat realisasi tertinggi dengan capaian 96 persen. Disusul RSUD Sultan Suriansyah yang membukukan realisasi 92 persen, serta Puskesmas se-Kota Banjarmasin yang rata-rata mencapai 92 persen. Sementara itu, Labkesda mencatat realisasi anggaran sebesar 84 persen.

 

Selain pengelolaan anggaran, fokus utama Dinkes Banjarmasin adalah pemenuhan 12 indikator SPM bidang kesehatan. Ramadhan menyebut rata-rata capaian SPM berada di atas 80 persen, bahkan beberapa indikator mampu melampaui target yang ditetapkan.

 

“Untuk 12 SPM yang kita laksanakan, seluruh datanya sudah lengkap. Capaian berkisar antara 86 persen hingga 106 persen. Ini menjadi acuan utama kami dalam menjalankan program dan kegiatan,” jelasnya.

 

Penyampaian capaian kinerja ini, lanjut Ramadhan, merupakan wujud komitmen Dinas Kesehatan dalam menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas tata kelola pemerintahan.

 

“Setiap rupiah yang dibelanjakan dan setiap program yang dilaksanakan harus bisa dipertanggungjawabkan kepada publik. Dinas Kesehatan berkomitmen untuk terus menjaga transparansi dan akuntabilitas,” pungkasnya.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait