Pesona Sungai dan Jalur ikonik Banjarmasin memikat Peserta Jamselinas ke-14

Teks foto : Ratusan peserta Jambore Sepeda Lipat Nasional (Jamselinas) ke-14 di Kota Banjarmasin.(kalselpos.com)

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Gelaran Jambore Sepeda Lipat Nasional (Jamselinas) ke-14 di Kota Banjarmasin benar-benar meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya datang dari komunitas sepeda lipat asal Probolinggo, Jawa Timur, Erick Chandra Winata.

 

Bacaan Lainnya

Dengan penuh antusias, Erick mengaku sangat terkesan dengan jalur yang dilalui peserta Jamselinas kali ini. Menurutnya, rute yang disiapkan panitia bukan hanya menantang, tetapi juga memanjakan mata dengan panorama khas “Kota Seribu Sungai”.

 

“Saya berterima kasih, kegiatan hari ini sangat luar biasa. Jalurnya menarik sekali karena melintasi tepian sungai. Suasananya nyaman, udara segar, dan pemandangan sungainya itu indah sekali,” ujar Erick.

 

Ia menambahkan, salah satu titik paling berkesan baginya adalah kawasan Siring Sungai Martapura yang menjadi ikon wisata Banjarmasin. Dari siring, peserta diarahkan melintasi sejumlah ruas kota yang dipadukan dengan nuansa budaya dan kearifan lokal warga Banua.

 

“Yang paling berkesan itu saat melintasi siring dan kemudian menuju kawasan Jembatan Alalak (Basit). Di sana suasananya ramai, penuh semangat, dan terasa kekeluargaan antar pesepeda,” imbuhnya.

 

Erick berharap, melalui kegiatan seperti Jamselinas, komunitas sepeda lipat di seluruh Indonesia semakin solid dan dapat memperkenalkan potensi wisata masing-masing daerah.

 

“Harapannya, kegiatan ini terus berlanjut dan memberi inspirasi. Semoga setiap daerah bisa menampilkan keunikan lokalnya seperti Banjarmasin dengan pesona sungainya yang luar biasa,” tutupnya.

 

Sementara itu, Sekda Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman, mengatakan tercatat sedikitnya 800 pesepeda dari berbagai penjuru Tanah Air tumpah ruah di Banjarmasin dalam ajang Jambore Sepeda Lipat Nasional (Jamselinas) ke-14, yang digagas oleh Indonesia Folding Bike (IDFB) komunitas sepeda lipat terbesar di Indonesia.

 

Dengan semangat kebersamaan, ratusan peserta bersepeda menelusuri rute sepanjang 24 kilometer melewati ikon-ikon wisata Banjarmasin dan panorama sungai Martapura yang menawan.

 

“Kita patut berbangga ditunjuk jadi tuan rumah penyelenggaraan ini. Jamselinas ini jaringan sepeda lipat yang luar biasa, karena di sini hadir perwakilan dari hampir seluruh daerah di Indonesia, mulai Sabang sampai Merauke,” kata Ikhsan Budiman.

 

Ikhsan menjelaskan, sekitar 800 peserta dari berbagai komunitas sepeda lipat turut ambil bagian dalam event ini. Mereka diajak menikmati pesona kota dari sudut pandang berbeda di atas pedal sepeda lipat, dengan rute pemandangan siring sungai dan jembatan-jembatan.

 

“Karena Banjarmasin tidak punya tanjakan, maka tanjakan kita adalah jembatan,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Ikhsan menilai kegiatan ini bukan hanya soal olahraga, tetapi juga promosi wisata dan penggerak ekonomi kreatif lokal. Berberda dengan daerah lain, yang disuguhi gunung dan perbukitan, di Banjarmasin mereka menikmati keindahan sungai Martapura.

 

“Ini yang membuat mereka terkesan dan menjadikan kota kita anti mainstream,” pungkasnya.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait