BANJARMASIN, kalselpos.com – Anggota Komisi I DPRD Kota Banjarmasin, Hari Kartono meminta agar proses rekam Kartu Tanda Penduduk (KTP) digital bagi warga kota itu, dapat terus ditingkatkan. Bahkan bila perlu dengan cara jemput bola mendatangi langsung atau wilayah terdekat untuk diakses.
“Ini keinginan bersama dalam mendukung penuh pencapaian target perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) digital sebesar 4,4 persen. Tingkatkan sosialisasi bahkan jika diperlukan harus dibuat regulasi untuk mencapai target itu,” ujar Hari Kartono, Rabu (3/9/2024)
Dikatakannya, Pemko Banjarmasin melalui dinas terkait harus maksimal dalam menyukseskan program pemerintah pusat tersebut, agar setiap daerah minimal 4,4 persen penduduknya sudah memiliki KTP digital.
“Informasinya, sekarang ini baru tercapai sekitar 2,4 persen. Makanya akhir tahun 2024 ini, targetnya bisa selesai,” ungkapnya.
Hari menyebut, penerapan program KTP digital ini sudah dimulai sejak tahun 2022 lalu, namun perkembangannya masih belum menggembirakan atau masih belum begitu signifikan.
Pihaknya mengusulkan upaya jemput bola atau datang langsung ke masyarakat wajib KTP, untuk memudahkan warga mendapatkan layanan tersebut.
“Tentunya dibarengi dengan sosialisasi, masyarakat harus tahu betul manfaatnya, hingga mereka tertarik,” tuturnya.
Dijelaskannya, penggunaan KTP digital mestinya sudah mulai dibiasakan. Terlebih memang proses pengurusan lebih cepat jika dilakukan melalui digital.
“Baik di ruang publik ataupun instansi telah menggunakan itu. Bahkan beberapa layanan perbankan sudah mulai menggunakan KTP digital,” bebernya.
”Memang sudah saatnya beralih ke digitalisasi. Mengingat hampir semua data sudah tersimpan pada telepon pintar atau gawai,” tutupnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





