BANJARMASIN, Kalselpos.com – Sebanyak 26 sanggar seni dan budaya yang ada di Kalimantan Selatan turut serta ikut berpartisipasi dalam rangkaian memeriahkan hari jadi Provinsi Kalsel ke 74. Minggu (04/08/2024) petang.
Dimulai dari lapangan sepak bola kayu tangi, Banjarmasin Utara, para peserta berjalan kaki menuju taman budaya dengan segala baju adat ataupun kreasi-kreasi khas Banjar untuk memeriahkan harjad ke 74 Provinsi Kalimantan Selatan.
Dimulai dari anak-anak maupun orang dewasa turut serta mengikuti kegiatan tersebut. Sehingga antusias para pengendara yang melintas ikut terbawa suasana dengan baju-baju adat yang dikenakan para peserta. Tak ayal, beberapa pengendara rela berhenti untuk melihat pawai seni budaya itu.
Kepala UPTD Taman Budaya Provinsi Kalsel Suharyanti mengatakan, peserta kegiatan ini melibatkan beberapa kabupaten, termasuk Banjarmasin, Kotabaru, Tapin, dan lainnya
“Partisipasi dari berbagai daerah ini diharapkan dapat memperkaya ragam budaya yang ditampilkan, ” harapnya.
Adapun mekanismenya, Suharyanti menambahkan bahwa setelah peserta melakukan pawai seni budaya berjalan kaki dari lapangan sepak bola Kayutangi mereka kembali diberikan waktu untuk menampilkan kesenian masing-masing.
“Sesampainya di taman budaya para peserta satu persatu kami berikan waktu untuk menampilkan keseniannya dihadapan dewan juri, baik berupa tarian, ataupun hal lainnya, ” ucapnya.
Menurutnya, melalui gelaran ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan edukasi kepada seluruh masyarakat Kalimantan, khususnya Banjarmasin.
“Kami ingin membuktikan, pergelaran yang melibatkan berbagai cabang seni dan pelajar ini menunjukkan seni budaya di Kalimantan Selatan memiliki kualitas yang tidak kalah dengan budaya luar,” ujarnya.
Sementara itu Manager Kajol Management Tri Astuti, salah satu Sanggar Seni Budaya yang turut serta ikut berpartisipasi mengatakan, bahwa hari ini pihaknya menampilkan busana tari yang dikombinasikan dengan kain sasirangan ditambah dengan bahan dari kain songket.
“Adapun penampilan yang ditampilkan tadi yakni tarian kreasi dari beberapa daerah yang sudah menjadi ciri khas Kajol Manajamen dalam setiap event ataupun pergelaran yang seperti ini, ” kata Tri.
Adapun harapan dari Kajol Manajemen, yakni bisa mengkreasikan busana tari yang bisa di kreasikan dengan kain sasirangan.
“Semoga harapan Kajol Manajemen yang ingin mengkreasikan busana tari dengan kain sasirangan dapat terwujud, melalui acara ini, ” pungkasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





