Tekan Inflasi, TPID HSU dan Provinsi Kalsel Duduk Bersama dan Melaksanakan Pasar Murah

Teks foto: Pj Bupati HSU Zakly Asswan bersama TPID HSU dan Provinsi meninjau lokasi pasar murah di Amuntai.(ist)

Amuntai, kalselpos.com – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Hulu Sungai Utara dan Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan High Level Meeting (HLM) terkait mengatasi inflasi di Kabupaten HSU.

Pengendalian inflasi tahun 2024 ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah saat ini yang sedang terjadi, terhadap beberapa barang kebutuhan dengan mencarikan solusi dan langkah-langkah yang efektif.

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang dihadiri Pj Bupati HSU, Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Perwakilan Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Selatan, Biro Perekonomian Setda Provinsi Kalimantan Selatan, jajaran Forkopimda HSU, Sekretaris Daerah HSU dan kepala SKPD yang terlibat dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten HSU, di ruang rapat Kejar Membangun, Setda HSU, Sabtu (24/2).

Pj Bupati HSU Drs. H. Zakly Asswan, meapresiasi atas terlaksananya High Level Meeting Pengendalian Inflasi 2024 ini.

“Sebagaimana kita pahami bersama bahwa Inflasi merupakan salah satu indikator penentu keberhasilan pembangunan ekonomi,” katanya disela rapat.

Dengan tingkat inflasi yang tinggi mengakibatkan daya beli masyarakat menurun terhadap barang atau jasa yang dibutuhkannya. Laju inflasi yang tinggi juga akan memberikan dampak terhadap peningkatan kemiskinan dan penurunan kesejahteraan masyarakat.

“Kita bersyukur Semakin terkendalinya inflasi hingga akhir tahun 2023 yang merupakan hasil sinergi pengendalian inflasi di HSU yang semakin solid, seiring didukung berbagai program yang semakin intensif dan terarah antar jajaran Pemda, dalam mengawal pengendalian inflasi pangan di HSU,” sebutnya.

Pj Bupati berharap, koordinasi dan sinergi antar Dinas/Instansi yang telah terjalin baik melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), serta seluruh stakeholders lainnya untuk stabilisasi tata niaga hulu-hilir komoditas pangan dapat dipertahankan bahkan lebih ditingkatkan lagi.

Menurutnya, kesiapan Pemda sangat diperlukan dalam menghadapi Bulan Suci Ramadhan 1445 H dan Hari Raya Idul Fitri 2024. Di tengah meningkatnya aktivitas dan mobilitas masyarakat menghadapi Hari Raya Idul Fitri 2024, sinergitas TPID dengan pihak terkait juga sangat diperlukan, khususnya dalam upaya stabilisasi harga, pengelolaan permintaan, menjaga kelancaran distribusi, serta menjamin ketersediaan yang sejalan dengan program 4K (Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif).

Usai melaksanakan rapat bersama, TPID bersama Pj Bupati HSU dan rombongan, melakukan pemantauan operasi pasar murah TPID yang dilaksanakan dari tanggal 24-26 Februari di Jalan Basuki Rahmat Amuntai.

Berbagai barang kebutuhan pokok disediakan mulai dari beras, bawang merah, daging sapi, daging ayam ras, ikan segar, telur, minyak goreng, gula, cabe rawit, cabe merah segar hingga gas LPG.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait