BANJARMASIN, kalselpos.com – Sudah sering terjadi, Lorong bawah atau kolong Jembatan Pasar Lama, Kelurahan Pasar Lama, Kecamatan Banjarmasin Tengah, di penuhi Eceng gondok atau pampangan, Selasa (16/01/24) pagi.
Pampangan kiriman dari hulu itu sudah sudah terjadi sejak beberapa hari yang lalu.
Hampir semua lorong arus bawah jembatan tersebut tertutup sampah, patahan batang pohon dan bambu, hingga mengeluarkan aroma tak sedap.
Hal itu dinilai mencemari sungai. Terlebih, tertutupnya seluruh akses sungai membuat aktivitas kelotok atau transportasi sungai terhambat.
Salah satu warga Kapuas, Kalimantan Tengah, Manam menuturkan, sebelumnya ia mengikuti haul Guru Sekumpul menggunakan transportasi sungai pada Minggu (14/01/24) kemarin.
Setelah selesai haul guru sekumpul kemarin, Manam bersama keluarganya menengok mertua di kawasan Pemurus Banjarmasin. Tiba-tiba ingin pulang tersendat di kawasan Jembatan Pasar Lama.
“Kami sudah tertahan sudah hampir kurang lebih satu jam,” ujar Manam, kepada wartawan Kalselpos.com.
Karena itu dirinya terpaksa harus menunggu, arus lalu lintas sungai terbuka kembali.
“Yang pasti kami pengguna transportasi sungai sangat terganggu,” katanya.
“Kalo keliling lumayan jauh, sangat memakan waktu belum lagi bensin,” tandasnya.
Sementara itu, petugas Dinas PUPR Banjarmasin menurunkan puluhan Pasukan turbo untuk membuka arus, agar transportasi sungai kembali normal.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





