Jenewa, kalselpos.com – Bantuan kemanusiaan ke Gaza dinilai masih belum cukup. Bahkan lantaran hal itu Organisasi PBB Program Pangan Dunia (WFP) pada Jumat mendesak kelanjutan pasokan kemanusiaan dalam skala yang sesuai dengan kebutuhan.
Direktur WFP untuk Palestina Samer Abdel Jaber menyatakan bahwa konvoi bantuan kemanusiaan yang sudah masuk ke Gaza sejak 21 Oktober itu belum cukup untuk mengurangi penderitaan rakyat di wilayah tersebut.
Saat berbicara pada konferensi pers PBB di Jenewa secara virtual, Jaber mengatakan bahwa WFP telah membawa sebanyak sembilan truk bantuan pangan pada hari ini, terutama makanan kaleng dengan tepung dan kebutuhan pokok lainnya.
Namun, dia menekankan bahwa bantuan tersebut sangat kecil dan tidak dapat memenuhi bahkan 2 persen kebutuhan makan masyarakat.
Dia juga menyinggung mengenai pasokan bahan bakar yang berkurang. Ia memperingatkan bahwa tanpa bahan bakar “tidak akan ada rumah sakit yang beroperasi, tidak ada toko roti yang akan membuat roti, dan tidak ada persediaan air. Kami menyerukan perlindungan warga sipil dan layanan-layanan penting,” katanya.
Diutarakannya, tempat-tempat yang menyediakan layanan kemanusiaan dasar seperti perawatan medis, makanan, dan air harus dilindungi.
Perlu diketahui hampir 8.500 orang tewas dalam konflik Israel-Hamas, termasuk sedikitnya 7.028 warga Palestina dan 1.400 warga Israel.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





