Marabahan, kalselpos.com-Berdasarkan data terakhir akibat terdampak angin puting beliung yang terjadi di wilayah kecamatan Jejangkit, Kabupaten Batola, terjadi rabu sore kemaren, mengalami penambahan.
Camat jejangkit Didik Khairuddin, mengatakan, hingga kamis sore ini berdasarkan pendataan terakhir, jumlah bangunan rumah rusak mengalami penambahan.Kamis ( 26/10).
” Adapun dari data bangunan rumah rusak di wilayah jejangkit pasar dari 70 rumah menjadi 80 rumah, kemudian untuk wilayah desa Jejangkit Muara data sebelumnya 33 menjadi 38 bangunan rumah dan 2 buah pasilitas umum”, jelasnya.
Sementara itu untuk batuan berupa bahan makanan dan terpal sudah berdatangan dari rabu malam kemaren, hingga saat hari dari pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Kabupaten Batola,
Namun untuk saat ini harapan warga setempat yang merupakan korban dari angin puting beliung, mereka mengharapkan adanya bantuan berupa material bangunan seperti, atap seng dan kayu, tukasnya.
Sementara itu adanya musibah yang menimpa warga Desa Jejangkit Muara dan Desa Jejangkit Pasar, pihak perusahaan perkebunan kelapa sawit PT. Putera Bangun Bersama dan PT. Pamina utama dibawah naungan PT. Julong, yangmana lokasinya berdekatan dengan lokasi musibah, mereka juga ikut serta membantu korban dengan menggunakan Dana Csr.
Vice Direktur Julong Kalsel Rahmat Ade,mengatakan, adapun bantuan yang kita serahkan dengan menggunakan Dana Csr seperti Terpal 6×8 = 107 lembar, Genset 1000watt = 2 unit,Terminal 5 lubang = 6 pcs,
Lampu emergency = 107 buah,Lilin = 94 kotak
Mie instan = 107 dus dan Beras 5kg = 107 sak
Minyak goreng = 10 dus (120 bks).
“Dengan disalurkan bantuan tersebut diharapkan bisa membantu meringan saudara kita, yangmana telah mendapatkan musibah dari angin puting beliung”, harapnya.
Untuk meringankan beban korban puting beliung, kita juga nantinya akan mengusulkan ke pihak manajemen untuk bisa membantu berupa bahan material bangunan.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





