Kandangan, kalselpos.com – Sosialisasi pencegahan kebakaran lahan dan hutan (karhutla) secara masif yang dilakukan oleh Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) melalui seluruh Bhabinkamtibmas kepada masyarakat tak sia-sia.
Pasalnya, sosialisasi pencegahan karhutla secara masif tersebut bisa menekan hotspot atau titik api ditiga Kecamatan Daha Selatan, Daha Utara dan Daha Barat yang diakibatkan ulah manusia.
“Alhamdulillah, sosialiasi pencegahan karhutla secara masif dapat menurunkan titik api. Sebelumnya, sehari mencapai 47 titik api yang muncul, namun saat ini hanya ada 2 titik api dalam sehari,” ujar Kapolres HSS AKBP Leo Martin Pasaribu, Minggu (6/8).
Menurutnya, upaya-upaya yang telah dilakukan melalui sosialisasi pencegahan karhutla secara masif tak sia-sia, karena telah mampu menurunkan angka titik api yang muncul.
Kapolres memberikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah kecamatan dan warga tiga Daha, yakni Kecamatan Daha Selatan, Daha Utara dan Daha Barat yang berhasil menurunkan angka titik api yang muncul.
“Penurunan angka titik api ini sangat signifikan berkat kerjasama yang baik antara jajaran pemerintah dan masyarakat yang ikuti membantu dan peduli mencegah terjadinya karhutla di wilayah Kabupaten HSS,” ujar Kapolres HSS.
Menurut Kapolres, keberhasil menurunkan angka titik api ini di Kecamatan Daha Selatan, Daha Utara, dan Daha Barat, menunjukan bahwa masyarakatnya mencintai lingkungan dan patuh terhadap peraturan yang berlaku.
“Untuk menekan karhutla, ke depan sosialisasi pencegahan karhutla melalui seluruh Bhabinkamtibmas dilaksanakan secara berkelanjutan, untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang terjadi di masyarakat Kabupaten HSS,” ujar Kapolres AKBP Leo Martin Pasaribu.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





