Batulicin,kalselpos.com– Meski tak pernah merantau ke Palembang, Sumatera Selatan, tidak membuat bakat Tumini kendur untuk membangun usaha pempek.
Wanita berusia 49 tahun ini adalah warga Batulicin berdarah Jawa dan Banjar, akrab disapa Mini.
Kepada kalselpos.com, Senin (24/7/23) di Batulicin, Mini mengaku dia adalah ASN Polri yang bertugas di Polres Tanah Bumbu (Tanbu) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).
Awal mulanya tidak memiliki niat membangun usaha makanan, termasuk berjualan pempek.
Tak disangka, sebuah peluang menghampirinya. Sekitar tahun 2019 lalu, Mini mendapat kesempatan berjualan pempek di rumahnya dengan sistem market online dengan beraneka ragam jenis kuliner, seperti pempek, sosis, tahu daging dan lainnya.
Pada pertengahan tahun 2023 secara resmi dia membuka kios di komplek ritel modern di depan Kompi Senapan 623, KM 4 Pelajau, berdirilah “Pempek Mama Itum”.
Pempek, sosis, tahu daging, bubur Manado dan Es Thaty Crespy merupakan produk pertama yang dijualnya.
Seiring berjalan waktu jumlah produksi bertambah termasuk pesanan. Mulai dari 3 kg dan saat ini menjadi 7 kg.
“Ulun (saya) mulai buka kios jam 5 sore sebab pagi harinya berdinas di Bagian Humas Polres Tanbu,” tutur Mini.
Sekarang produksi Pempek Mama Itum terus meningkat baik melalui pesanan ataupun sistem pemasaran langsung.
“Alhamdulillah, tak hanya usaha kami, pedagang lainnya yang berada di sekitaran lokasi ini juga meningkat,” ucapnya.
Usaha Mini mengalami peningkatan penjualan pasca Pandemi Covid-19, sekitar 1 tahun yang lalu.
Namun demikian dia tetap berharap adanya dukungan pemerintah daerah untuk memberikan support terhadap usaha mikro.
“Kami berharap ada dukungan pemerintah daerah untuk meningkatkan geliat perputaran ekonomi di tingkat bawah,” pungkasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





