Kandangan,kalselpos.com – Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan workshop evaluasi pengelolaan keuangan dan pembangunan desa regional Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang digelar Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Perwakilan (BPKP) Kalsel, Senin (24/7) di Pendopo Bupati.
Hadiri sebagai narasumber Anggota Komisi IV DPD RI Gusti Farid Hasan Aman, Direktur Pengawasan Akuntabilitas Keuangan Daerah BPKP RI Iskandar Novianto, Kepala Bidang PPA II Kanwil DJPB Kalsel Widhia Arie Prajoga Wijata, Kajari HST Faizal Banu, Staf Ahli Gubernur Bidan Pemerintahan Hukum dan Politik Sulkan dan Sekda HSS Muhammad Noor sebagai moderator.
Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalsel Rudy M Harahap, Kabupaten HSS sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan karena Kabupaten HSS menjadi unggulan.
“Kita juga ingin mengubah Kabupaten HSS dari learning organization menjadi teaching organization,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati HSS Achmad Fikry mengucapkan selamat datang kepada para narasumber dan para peserta kegiatan.
“Terima kasih atas dipercayanya yang diberikan BPKB Kalsel kepada Kabupaten sebagai tua rumah,” ujar Bupati Achmad Fikry.
Bupati HSS Achmad Fikry mengatakan, Kabupaten HSS terdiri atas 144 desa dan 11 Kecamatan. Dari 144 desa tersebut, 20 desa telah menjadi desa mandiri, 92 desa menjadi desa maju, dan 32 desa sebagai desa berkembang.
“Sejak tahun 2021, di Kabupaten HSS sudah tidak ada lagi desa tertinggal,” ujar Bupati Achmad Fikry.
Bupati berharap, kegiatan workshop dapat melaksanakan pengelolaan keuangan desa yang akuntabel, dalam rangka meningkatkan produktivitas untuk transformasi ekonomi desa yang berkelanjutan.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





